PLN Kalselteng donasikan tempat sampah botol plastik
Senin, 30 Juni 2025 6:57 WIB
PLN Kalselteng donasikan tempat sampah botol plastik (ANTARA/HO-PLN UID Kalselteng)
Palangka Raya (ANTARA) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui aksi nyata bertajuk “Donasi Sampah Botol Plastik”. PLN menyerahkan 20 unit tempat sampah botol dan gelas plastik untuk ditempatkan di berbagai ruang publik di Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam menghadirkan manfaat langsung kepada masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga untuk mendorong kebiasaan hidup bersih dan ramah lingkungan di tengah masyarakat. Kehadiran tempat sampah botol plastik ini diharapkan dapat memicu kesadaran warga terhadap pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan bahwa program ini merupakan ajakan terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengurangi dampak negatif limbah plastik terhadap lingkungan hidup.
“Melalui program ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan, khususnya pengurangan sampah plastik yang dapat mencemari tanah, air, hingga rantai makanan. Harapannya, kegiatan ini menjadi awal dari gerakan yang lebih luas dan berkelanjutan dalam pelestarian lingkungan,” kata Iwan.
Ia menambahkan, donasi tempat sampah ini bukan sekadar penyediaan fasilitas fisik, melainkan juga sarana edukasi publik tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan berdaya guna.
“Botol dan gelas plastik yang terkumpul dari tempat sampah ini dapat disalurkan atau dijual ke pengepul untuk kemudian didaur ulang menjadi produk baru yang lebih bermanfaat. Ini tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi pelaku daur ulang skala kecil,” jelas Iwan.
Sampah plastik, khususnya jenis sekali pakai seperti botol dan gelas, dikenal sebagai salah satu penyumbang polusi terbesar di daratan dan lautan. Tanpa penanganan yang tepat, limbah ini dapat bertahan selama ratusan tahun dan membahayakan makhluk hidup di sekitarnya. Oleh karena itu, PLN berupaya mendorong gerakan pengurangan plastik melalui pendekatan yang kolaboratif dan inklusif, pungkas Iwan.
Melalui kegiatan ini, PLN UID Kalselteng menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab sosial perusahaan. Ke depan, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program berkelanjutan yang tidak hanya menyalakan listrik, tetapi juga menyalakan harapan bagi masa depan yang lebih hijau.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam menghadirkan manfaat langsung kepada masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan listrik yang andal, tetapi juga untuk mendorong kebiasaan hidup bersih dan ramah lingkungan di tengah masyarakat. Kehadiran tempat sampah botol plastik ini diharapkan dapat memicu kesadaran warga terhadap pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan bahwa program ini merupakan ajakan terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengurangi dampak negatif limbah plastik terhadap lingkungan hidup.
“Melalui program ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan, khususnya pengurangan sampah plastik yang dapat mencemari tanah, air, hingga rantai makanan. Harapannya, kegiatan ini menjadi awal dari gerakan yang lebih luas dan berkelanjutan dalam pelestarian lingkungan,” kata Iwan.
Ia menambahkan, donasi tempat sampah ini bukan sekadar penyediaan fasilitas fisik, melainkan juga sarana edukasi publik tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan berdaya guna.
“Botol dan gelas plastik yang terkumpul dari tempat sampah ini dapat disalurkan atau dijual ke pengepul untuk kemudian didaur ulang menjadi produk baru yang lebih bermanfaat. Ini tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi pelaku daur ulang skala kecil,” jelas Iwan.
Sampah plastik, khususnya jenis sekali pakai seperti botol dan gelas, dikenal sebagai salah satu penyumbang polusi terbesar di daratan dan lautan. Tanpa penanganan yang tepat, limbah ini dapat bertahan selama ratusan tahun dan membahayakan makhluk hidup di sekitarnya. Oleh karena itu, PLN berupaya mendorong gerakan pengurangan plastik melalui pendekatan yang kolaboratif dan inklusif, pungkas Iwan.
Melalui kegiatan ini, PLN UID Kalselteng menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab sosial perusahaan. Ke depan, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program berkelanjutan yang tidak hanya menyalakan listrik, tetapi juga menyalakan harapan bagi masa depan yang lebih hijau.
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Admin 1
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Di Balik Suksesnya Peresmian Sekolah Rakyat oleh RI 1, Ada Petugas PLN yang Siaga
14 January 2026 18:24 WIB
Peduli Korban Banjir, YBM PLN Hadir Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
08 January 2026 21:08 WIB
PLN Kalselteng Suplai 67,63 MW Listrik Andal untuk Layani 4,9 Juta Jamaah haul Guru Sekumpul
07 January 2026 22:11 WIB
Sinergi PLN - Poliban Dorong Kompetensi Vokasi Kendaraan Listrik Melalui Program ELVI SUKESI
05 January 2026 21:45 WIB
Hadapi Cuaca Ekstrem, PLN Kalselteng Berikan Tips Aman Hindari Bahaya Listrik saat Banjir
31 December 2025 14:09 WIB
Dukung Peningkatan Mutu Pendidikan, PLN UID Kalselteng Resmikan Program TJSL di MIS Darul Huda Kapuas
23 December 2025 13:47 WIB
Komitmen TJSL Berkelanjutan, PLN UID Kalselteng Raih Penghargaan Gold ISDA 2025
22 December 2025 18:19 WIB
Fokus Kesiapan Nataru, GM PLN UID Kalselteng Cek Pusat Kontrol Layanan Kelistrikan
20 December 2025 21:44 WIB
Danantara Bersama BUMN Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh
20 December 2025 21:30 WIB
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Prabowo klaim efisiensi Rp308 triliun, dialihkan untuk dukung program produktif
14 February 2026 0:05 WIB
Dekat pusat ibadah, Danantara siap perluasan investasi lahan kampung haji
13 February 2026 23:57 WIB