Sukamara (ANTARA) - Wakil Bupati Kabupaten Sukamara, Nur Efendi menegaskan pentingnya sinkronisasi dan sinergi antarperangkat daerah agar perencanaan yang dihasilkan selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
“Melalui forum ini, kita berharap seluruh perangkat daerah dapat menyusun program yang lebih fokus, terarah, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya di Sukamara, Senin.
Hal itu disampaikannya saat membuka Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sukamara.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari sebagai bagian dari rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sukamara Tahun 2027.
Dalam sambutannya, Nur Efendi menyampaikan bahwa forum perangkat daerah merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan, khususnya dalam merumuskan program dan kegiatan prioritas yang akan dituangkan dalam dokumen RKPD 2027.
Baca juga: Diskeptan Sukamara dorong revitalisasi sawah di wilayah pesisir
Dia juga mengingatkan agar setiap perangkat daerah memperhatikan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan serta pokok-pokok pikiran DPRD. Tujuannya agar program yang direncanakan mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat secara proporsional.
Menurut dia, dengan keterbatasan kemampuan keuangan daerah, penyusunan program harus dilakukan secara cermat dan realistis, disertai optimalisasi anggaran yang efektif dan efisien.
Selain itu, inovasi dalam menggali sumber pendanaan alternatif, baik melalui dukungan pemerintah pusat, provinsi, maupun kerja sama dengan pihak swasta dan masyarakat, juga perlu ditingkatkan.
Ia juga mendorong peran aktif para camat dalam memberikan masukan terhadap program perangkat daerah, agar solusi atas persoalan pembangunan di masing-masing wilayah dapat terpetakan dengan baik.
Melalui pelaksanaan forum yang berlangsung selama tiga hari tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukamara menargetkan tersusunnya dokumen RKPD 2027 yang berkualitas, terukur, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Program CSR di Sungai Pasir targetkan ratusan hektare
Baca juga: Kejari Sukamara soroti risiko hukum dan pencegahan korupsi BPR
Baca juga: Pemkab Sukamara perluas akses air bersih ke wilayah pesisir