Pangkalan Bun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, melaksanakan Operasi Pasar Murah sebagai upaya mengendalikan inflasi menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026.

"Ini menjadi wujud nyata dan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberlangsungan perekonomian di tengah potensi inflasi," kata Bupati Kobar Nurhidayah di Pangkalan Bun, Selasa.

Dia mengatakan, dengan kegiatan tersebut sebagai upaya pihaknya untuk memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok yang berkualitas dan harga relatif terjangkau.

"Kehadiran pasar murah ini tentu harganya relatif lebih murah di banding harga di pasaran," tandas Nurhidayah.

Kepala Disperindagkop UKM Kobar Fitriana menambahkan, paket sembako yang di sediakan dalam operasi pasar murah ini secara keseluruhan sebanyak 3.120 paket. Di mana untuk harga normal per paket sebesar Rp 160.000, disubsidi oleh Pemerintah Daerah sebesar Rp 140.000, sehingga masyarakat hanya membeli diharga Rp 20.000.

"Dalam satu kepala keluarga itu di perbolehkan mendapatkan satu paket sembako yang terdiri dari Beras lima kilogram, Gula Pasir dua kilogram dan Minyak Goreng dua liter," beber Fitriana.

Baca juga: Pemkab Kobar siap fasilitasi pembangunan Universitas Muhammadiyah di Pangkalan Bun

Dia menjelaskan, bahwa Operasi Pasar Murah ini dilaksanakan di Kecamatan, Kelurahan dan Desa yang telah di tentukan dan di prioritaskan kepada masyarakat yang kurang mampu. Di mana kegiatan ini dilaksanakan di tiga Kecamatan di Kotawaringin Barat, di antaranya Kecamatan Arut Selatan, Kecamatan Kumai dan Kecamatan Pangkalan Lada.

"Untuk Kecamatan Arut Selatan itu disalurkan ke lima Kelurahan diantaranya Kelurahan Sidorejo, Kelurahan Madurejo, Kelurahan Mendawai, Kelurahan Raja dan Kelurahan Baru," demikian Fitriana.

Baca juga: Kesbangpol Kobar mulai seleksi calon Paskibraka

Baca juga: Bupati Kobar minta masyarakat tetap bantu pemkab jaga kebersihan

Baca juga: Bupati Kobar berharap penyaluran zakat Abdul Rasyid bermanfaat besar bagi masyarakat