Pangkalan Bun (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, mencatat terdapat harga empat komoditas pangan mengalami kenaikan, yang dijual di pasar tradisional Indrasari Pangkalan Bun.

"Komoditas mengalami kenaikan harga itu yakni cabai merah besar, cabai merah keriting, kacang kedelai, dan daging ayam ras," kata Sekretaris Disperindagkop UKM Kobar Muhammad Suhendra di Pangkalan Bun, Rabu.

Dia menyebut, cabai merah besar diakhir bulan April ke awal bulan Mei seharga Rp 50.000 per kg, naik menjadi menjadi Rp 80.000 kg atau sekitar 24,00 persen kenaikan dari harga rata-rata Minggu lalu.

Sementara komoditas cabai merah keriting sebelumnya seharga Rp 60.000 naik menjadi Rp 80.000 perkilogramnya kenaikan 16.67 persen, kacang kedelai sebelumnya Rp 15.000 naik menjadi Rp 16.000 perkilogramnya kenaikan harga 2,67 persen. Kemudian daging ayam ras (boiler) sebelumnya seharga Rp 38.000 naik menjadi Rp 40.000 per kg atau alami kenaikan harga sekitar 2,87 persen.

"Harga itu hasil dari kegiatan kami melakukan pemantauan langsung ke pasar tradisional Indrasari Pangkalan Bun," beber Suhendra.

Selain kenaikan harga, terdapat komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu kamoditas bawang putih, pada Minggu akhir bulan April seharga Rp 45.000 turun menjadi Rp 40.000 perkilogramnya pada bulan Mei.

"Harga komoditas tersebut dalam kondisi berfluktuatif atau naik turun. Namun sebagian besar harga komoditas lainnya masih berada dalam kondisi stabil," ungkapnya.

Baca juga: DPRD Kobar ajak semua pihak sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Suhendra menyatakan Disperindagkop UKM Kobar akan terus melakukan pemantauan secara berkala demi menjaga kestabilan harga dan pasokan di pasaran.

"Kami berkomitmen memastikan harga tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik," demikian Suhendra.

Baca juga: Bupati Kobar: Sensus ekonomi 2026 mandat negara potret perekonomian

Baca juga: Ketua DPRD Kobar berharap pasar seni Kyai Gede dorong pertumbuhan ekonomi

Baca juga: Kehadiran pasar seni Kyai Gede jadi destinasi wisata baru di Kobar