Seoul (ANTARA News)
- Produsen perangkat komunikasi genggam Samsung Electronics mengaku
telah menyerahkan berkas pengaduan agar AS melarang impor beberapa
produk Ericsson.
Tindakan itu merupakan perlawanan balik Samsung
sekaligus eskalasi perang paten terhadap Ericsson pascapermintaan
pelarangan impor produk nirkabel Samsung di AS seperti Galaxy.
Perusahaan
asal Korea Selatan itu, seperti dikutip AFP, mengajukan berkas
pengaduan ke Komisi Dagang Internasional AS, pada Jumat (21/12).
Berkas
itu berisi permintaan pelarangan impor dan penjualan produk Ericsson di
AS karena diduga melanggar paten peralatan dan perangkat nirkable
Samsung.
"Kami telah berusaha untuk negosiasi dengan Ericsson
dengan itikad baik. Bagaimanapun, Ericsson telah membuktikan tidak
bersedia melanjutkan perundingan yang sedang terjadi di pengadilan,"
sebut Samsung dalam pernyataan resminya.
Samsung melanjutkan,
"Dalam kondisi seperti itu, kami tidak mempunyai pilihan kecuali
mengambil tindakan yang dibutuhkan untuk melindungi perusahaan kami."
Sementara,
Ericsson mengklaim Samsung berusaha mengurangi biaya pembayaran lisensi
"paten standar penting" yang melindungi penemuan perusahaan ke
penggunaan lebih luas.
Atas klaim itu, Samsung menyatakan biaya yang diminta perusahaan asal Swedia itu terlalu tinggi.
(I026)
Samsung balik lawan klaim paten Ericsson
Kamis, 27 Desember 2012 16:21 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Slot jelaskan alasan di balik sikap Martinelli saat Insiden dengan Bradley
10 January 2026 13:49 WIB
Skandal di balik jeruji, Sipir Rutan Kolaka diduga selundupkan ponsel untuk napi
27 October 2025 18:26 WIB