Los Angeles (ANTARA News) - Sekuel (lanjutan) dari film animasi pemenang Oscar "Finding Nemo" akan dibuat.
Studio Disney-Pixar mengumumkan akan meluncurkan film "Finding Dory" pada 2015.
"Finding Dory" akan fokus pada karakter si ikan hias jenis "tang fish"biru yang pelupa dan ceriwis.
Suaranya diisi oleh komedian Ellen DeGeneres. Dory sangat mencuri perhatian penonton dalam film sebelumnya.
"Saya senang bahwa itu akhirnya terwujud," kata Ellen DeGeneres dalam acara tayang bincang tengah harinya, "Ellen".
"Saya membaca naskahnya dan itu fantastis, lucu, hangat, itu adalah segala sesuatu yang Anda inginkan," tambahnya.
Andrew Stanton, yang ikut menyutradarai "Finding Nemo" pada 2003
dengan Lee Unkrich, mengatakan film itu akan berpusat pada perjalanan
Dory untuk bertemu dengan "makhluk terkasihnya," --mirip dengan plot
keluarga dalam kisah "Nemo."
"Tidak ada Dory tanpa Ellen," kata Stanton dalam sebuah pernyataan.
"Dia memenangkan hati penonton di seluruh dunia-- belum lagi tim kami di
sini di Pixar."
Stanton mengatakan film itu akan berlatar belakang kawasan pantai
sepanjang bibir pantai California dan berlangsung sekitar satu tahun
setelah "Nemo".
Film itu juga akan tetap menampilkan para tokoh lamanya, antara lain ikan badut Nemo dan ayah Nemo, yaitu Marlin.
Film itu akan diluncurkan pada 25 November 2015, bertepatan dengan
hari libur Thanksgiving di Amerika Serikat, sebelum musim film liburan
dimulai.
"Finding Nemo" meraih Academy Award untuk Film Animasi Terbaik
pada tahun 2004, dan juga dinominasikan untuk tiga Oscar lain.
Disney-Pixar merupakan anak perusahaan dari Walt Disney Co.
(G003)
"Finding Dory", sekuel "Finding Nemo" diluncurkan 2015
Rabu, 3 April 2013 18:16 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Ashanty dijadwalkan jalani ujian doktor terbuka di Universitas Airlangga pada Rabu ini
13 May 2026 10:51 WIB
Jisoo BLACKPINK dan tim manajemen dituduh abaikan perawatan baju pinjaman desainer
13 May 2026 10:36 WIB
Kemitraan pertahanan siber strategis krusial dalam memperkuat ketahanan digital
12 May 2026 18:59 WIB