Bolivia Juga Tawarkan Suaka Kepada Snowden
Minggu, 7 Juli 2013 15:37 WIB
Presiden Bolivia Evo Morales.(FOTO ANTARA/REUTERS/David Mercado/ox/11), Istimewa
La Paz (ANTARA
News) - Presiden Bolivia Evo Morales menyatakan, jika diminta, dia akan
memberi suaka kepada pembocor data intelijen AS Edward Snowden.
Dengan demikian sudah tiga pemimpin kiri Amerika Latin menawarkan proposal serupa kepada Snowden, lapor AFP.
Sambil menyatakan Bolivia tidak takut kepada Amerika Serikat dan sekutu-sekutu Eropa-nya, Morales mengatakan akan berkenan memberikan suara kepada orang Amerika itu jika Snowden memintanya.
Snowden masih terjebak di bandara Moskow di mana selama 14 hari dia berlindung.
Tawaran-tawaran suaka termasuk dari Venezuela dan Nikaragua, membangkitkan harapan bahwa dia akhirnya bisa meninggalkanRusia, kendati masih belum pasti bagaimana Snowden bisa sampai ke negara lain dari zona transit di bandara internasional Sheremetyevo.
Morales yang menuduh Washington telah menekan Eropa untuk tidak mengizinkan wilayah udara mereka dilewati pesawat Morales mengingatkan bahwa dia akan mengkaji untuk menutup kedutaan besar AS di Bolivia.
Dengan demikian sudah tiga pemimpin kiri Amerika Latin menawarkan proposal serupa kepada Snowden, lapor AFP.
Sambil menyatakan Bolivia tidak takut kepada Amerika Serikat dan sekutu-sekutu Eropa-nya, Morales mengatakan akan berkenan memberikan suara kepada orang Amerika itu jika Snowden memintanya.
Snowden masih terjebak di bandara Moskow di mana selama 14 hari dia berlindung.
Tawaran-tawaran suaka termasuk dari Venezuela dan Nikaragua, membangkitkan harapan bahwa dia akhirnya bisa meninggalkanRusia, kendati masih belum pasti bagaimana Snowden bisa sampai ke negara lain dari zona transit di bandara internasional Sheremetyevo.
Morales yang menuduh Washington telah menekan Eropa untuk tidak mengizinkan wilayah udara mereka dilewati pesawat Morales mengingatkan bahwa dia akan mengkaji untuk menutup kedutaan besar AS di Bolivia.
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wabup Kotim: Masyarakat juga bertanggung jawab mencegah banjir di permukiman
19 August 2025 10:59 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Donald Trump sebut dirinya dan Putin sepakat hentikan perang di Ukraina
13 February 2025 8:17 WIB, 2025