Logo Header Antaranews Kalteng

Pemerintah jajaki kolaborasi untuk kembangkan talenta dan pasar ekraf

Minggu, 15 Februari 2026 09:31 WIB
Image Print
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya meninjau ruang kreatif di kawasan Braga dan menilik aktivitas ekraf di Pasar Cihapit Kota Bandung, Jawa Barat dalam rangkaian peninjauan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 di Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/1/2026) (ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjajaki peluang kolaborasi berbasis pendekatan hexahelix dengan Indonesian Association of British Alumni (IABA) untuk memperluas jejaring dan pengembangan pasar ekonomi kreatif.

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menyampaikan bahwa ia berniat mencari Kekayaan Intelektual (IP) di daerah untuk didorong ke tingkat nasional, hingga menuju panggung global.

“Mendorong pahlawan lokal untuk go national atau juara nasional untuk go global,” kata Menteri Ekraf dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Dikatakannya, Kementerian Ekraf memiliki program kluster, salah satunya Sinergi Ekraf yang memiliki sekitar 60 mitra strategis.

Menurut dia, mitra-mitra tersebut bermanfaat untuk menghilirisasi asosiasi, komunitas, pemda hingga lembaga seperti IABA.

Menteri Ekraf Teuku Riefky turut mengapresiasi inisiatif IABA yang menggandeng pemerintah dalam membangun kerja sama inklusif.

Kementerian Ekraf memiliki misi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan talenta kreatif nasional.

Menteri Ekraf Teuku Riefky berharap kolaborasi dengan IABA dapat memperkuat pengembangan talenta, memperluas akses pasar, serta mendorong lahirnya pelaku ekonomi kreatif berdaya saing global.

Sementara itu, Ketua Umum IABA Triono Junoasmono menyampaikan bahwa setiap tahun sekitar 3.000 pelajar Indonesia lulus dari berbagai institusi pendidikan di Inggris dengan beragam bidang keahlian.

“Seperti dengan moto kami berdampak pada negeri, jadi bukan hanya untuk kami sendiri, tapi kegiatan ini kami dapat memberikan kontribusi kepada pemerintah. Kami melihat ekraf memiliki beragam sektor yang kami harapkan dapat berkolaborasi,” ujarnya.

Diketahui, IABA merupakan organisasi resmi yang mewadahi alumni pendidikan Inggris Raya di Indonesia.IABA merupakan organisasi resmi yang mewadahi alumni pendidikan Inggris Raya di Indonesia.

Sebagai jembatan kerja yang sama antara Indonesia dan Inggris dalam bidang akademik dan budaya, IABA berperan sebagai katalisator bagi inovasi, penguatan jejaring profesional, serta kolaborasi internasional di berbagai sektor, termasuk ekonomi kreatif.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026