Jepang-Indonesia Transplantasi Terumbu Karang
Jumat, 12 Juli 2013 11:29 WIB
Dokumen foto terumbu karang di Taman Nasional Bunaken, Manado, Sulawesi Utara. (ANTARA/Fiqman Sunandar), Istimewa
Manado (ANTARA
News) - Tokyo University dan Indonesia diwakili Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulawesi Utara, Universitas Sam Ratulangi,
Univesitas Negeri Manado, Dinas Perikanan dan Kelautan melakukan
transplantasi terumbu karang.
"Kerja sama ini sudah berlangsung dua tahun dari empat tahun yang direncanakan. Dari sisi penganggarannya pemerintah Jepang yang menyediakannya," kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Ronald Sorongan, di Manado, Kamis.
Dia mengatakan, dua lokasi yang dijadikan tempat pembiakan terumbu karang secara alami adalah pantai Likupang dan perairan sekitar Taman Nasional Bunaken.
"Data berapa luasan yang telah dilakukan restorasi transplantasi terumbu karang ini berada di Universitas Tokyo. Begitupun dengan kegiatan pemantauan yang dilakukan sejak tahun lalu," katanya.
Transplantasi terumbu karang melalui pembiakan alami, kata dia, merupakan sebuah teknologi baru yang dilakukan Jepang dan diterapkan di Indonesia untuk memperbaiki kwalitas terumbu karang yang mengalami kerusakan.
"Ini adalah upaya positif dalam rangka memperbaiki kerusakan terumbu karang. Harapannya kerjasama seperti ini akan berlangsung terus-menerus dan bisa dilakukan di sejumlah titik wilayah perairan yang ada di Sulawesi Utara," katanya.
Dia mengemukakan, tutupan terumbu karang dalam kondisi baik akan membantu ketersediaan pangan bagi masyarakat nelayan sekitar, karena menjadi tempat pemijahan ikan sehingga kelestariannya harus tetap dijaga agar produksi ikan tidak berkurang.
"Bila kondisi tutupan karangnya rusak, produksi ikan berkurang dengan demikian hasil tangkapan berkurang pula. Dari sisi pendapatan ekonomi keluarga nelayan juga semakin menurun," katanya.
Oleh karena itu, dia mengharapkan, upaya penangkapan ikan tidak menggunakan cara-cara destruktif seperti penggunaan bom, karena akan merusak tutupan karang yang untuk pemulihannya membutuhkan waktu bertahun-tahun. (*)
"Kerja sama ini sudah berlangsung dua tahun dari empat tahun yang direncanakan. Dari sisi penganggarannya pemerintah Jepang yang menyediakannya," kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Ronald Sorongan, di Manado, Kamis.
Dia mengatakan, dua lokasi yang dijadikan tempat pembiakan terumbu karang secara alami adalah pantai Likupang dan perairan sekitar Taman Nasional Bunaken.
"Data berapa luasan yang telah dilakukan restorasi transplantasi terumbu karang ini berada di Universitas Tokyo. Begitupun dengan kegiatan pemantauan yang dilakukan sejak tahun lalu," katanya.
Transplantasi terumbu karang melalui pembiakan alami, kata dia, merupakan sebuah teknologi baru yang dilakukan Jepang dan diterapkan di Indonesia untuk memperbaiki kwalitas terumbu karang yang mengalami kerusakan.
"Ini adalah upaya positif dalam rangka memperbaiki kerusakan terumbu karang. Harapannya kerjasama seperti ini akan berlangsung terus-menerus dan bisa dilakukan di sejumlah titik wilayah perairan yang ada di Sulawesi Utara," katanya.
Dia mengemukakan, tutupan terumbu karang dalam kondisi baik akan membantu ketersediaan pangan bagi masyarakat nelayan sekitar, karena menjadi tempat pemijahan ikan sehingga kelestariannya harus tetap dijaga agar produksi ikan tidak berkurang.
"Bila kondisi tutupan karangnya rusak, produksi ikan berkurang dengan demikian hasil tangkapan berkurang pula. Dari sisi pendapatan ekonomi keluarga nelayan juga semakin menurun," katanya.
Oleh karena itu, dia mengharapkan, upaya penangkapan ikan tidak menggunakan cara-cara destruktif seperti penggunaan bom, karena akan merusak tutupan karang yang untuk pemulihannya membutuhkan waktu bertahun-tahun. (*)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Panen raya demplot PT Pupuk Indonesia dorong produktivitas pertanian Pulang Pisau
12 February 2026 6:56 WIB
Malaysia pelajari kebijakan Indonesia dalam membatasi penggunaan platform digital bagi anak
11 February 2026 17:35 WIB