Sudarsono-Khairil bertekad jadikan Kuala Pembuang pusat ekonomi
Minggu, 24 Juni 2018 6:27 WIB
Kampanye akbar pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Seruyan nomor urut 1, Sudarsono-Khairil Yadi yang berlangsung di Lapangan Gagah Lurus Kuala Pembuang, Sabtu, disambut antusias ribuan masyarakat. (Foto Antara Kalteng/Fahrian A.)
Kuala Pembuang (Antaranews Kalteng) - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Seruyan Sudarsono dan Khairil Yadi bertekad menjadikan Kota Kuala Pembuang sebagai pusat ekonomi di kabupaten tersebut.
"Kami bertekad menjadikan Kuala Pembuang bukan hanya sekedar ibu kota, tapi jadi pusat ekonomi di Seruyan," kata Sudarsono saat kampanye akbar di Lapangan Gagah Lurus Kuala Pembuang, Kalteng, Sabtu.
Dalam orasi politiknya Sudarsono mengatakan, salah satu cara yang harus dilakukan agar Kuala Pembuang jadi pusat ekonomi yakni dengan menggenjot pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan Kuala Pembuang dengan delapan kecamatan lain di Seruyan.
Adapaun jalan penghubung yang menjadi prioritas pembangunan adalah ruas jalan penghubung Kuala Pembuang menuju Telaga Pulang, Kecamatan Danau Sembuluh terus menuju Kecamatan Suling Tambun.
Kemudian, salah satu jembatan yang harus dibangun adalah jembatan penghubung dari Desa Baung, Kecamatan Seruyan Hilir untuk menuju Kecamatan Hanau.
"Kami yakin, dengan terhubungnya seluruh kecamatan akan membuat Kuala Pembuang menjadi pusat ekonomi di Seruyan," katanya.
Sudarsono diusung massa yang menghadiri kampanye akbar di Lapangan Gagah Lurus Kuala Pembuang, Sabtu. (Foto Antara Kalteng/Fahrian A.)
Menurut selama ini pertumbuhan ekonomi di Seruyan bagian tengah itu menguntungkan Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat. Banyak warga Seruyan khususnya yang bekerja di perusahaan melakukan aktivitas ekonomi ke kedua kabupaten tersebut, bukan ke Kuala Pembuang karena belum terbangunnya atau berfungsinya jalan dan jembatan secara maksimal.
Kemudian, dengan terbangunnya jalan dan jembatan akan mendorong perusahaan perkebunan kelapa sawit di Seruyan untuk menggunakan Pelabuhan Samudera Teluk Segintung sebagai tempat bongkar muat crude palm oil (CPO) yang sebagian besar masih dilakukan di Pelabuhan Bagendang Kotawaringin Timur dan Pelabuhan Kumai Kotawaringin Barat.
Ketika melakukan aktivitas di Pelabuhan Segintung, maka perusahaan-perusahaan juga dengan sendirinya akan berkantor di Kuala Pembuang, dan ini nanti yang membuat Kuala Pembuang menjadi pusat perekonomian di Seruyan dan Kalteng.
"Ini adalah strategi pembangunan untuk mendongkrak perekonomian," katanya.
Kampanye terbuka itu juga dihadiri perwakilan pengurus masing-masing partai pengusung dan pendukung yakni Golkar, PPP, PKB, Gerindra, Perindo, PKS, PBB, Partai Berkarya dan Partai Garuda.
Selain disuguhkan dengan hiburan musik artis Ibu Kota Jakarta, kampanye itu ditutup dengan orasi politik dari Ketua DPD Golkar Kalteng HM Ruslan AS.
"Kami bertekad menjadikan Kuala Pembuang bukan hanya sekedar ibu kota, tapi jadi pusat ekonomi di Seruyan," kata Sudarsono saat kampanye akbar di Lapangan Gagah Lurus Kuala Pembuang, Kalteng, Sabtu.
Dalam orasi politiknya Sudarsono mengatakan, salah satu cara yang harus dilakukan agar Kuala Pembuang jadi pusat ekonomi yakni dengan menggenjot pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang menghubungkan Kuala Pembuang dengan delapan kecamatan lain di Seruyan.
Adapaun jalan penghubung yang menjadi prioritas pembangunan adalah ruas jalan penghubung Kuala Pembuang menuju Telaga Pulang, Kecamatan Danau Sembuluh terus menuju Kecamatan Suling Tambun.
Kemudian, salah satu jembatan yang harus dibangun adalah jembatan penghubung dari Desa Baung, Kecamatan Seruyan Hilir untuk menuju Kecamatan Hanau.
"Kami yakin, dengan terhubungnya seluruh kecamatan akan membuat Kuala Pembuang menjadi pusat ekonomi di Seruyan," katanya.
Sudarsono diusung massa yang menghadiri kampanye akbar di Lapangan Gagah Lurus Kuala Pembuang, Sabtu. (Foto Antara Kalteng/Fahrian A.)
Menurut selama ini pertumbuhan ekonomi di Seruyan bagian tengah itu menguntungkan Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat. Banyak warga Seruyan khususnya yang bekerja di perusahaan melakukan aktivitas ekonomi ke kedua kabupaten tersebut, bukan ke Kuala Pembuang karena belum terbangunnya atau berfungsinya jalan dan jembatan secara maksimal.
Kemudian, dengan terbangunnya jalan dan jembatan akan mendorong perusahaan perkebunan kelapa sawit di Seruyan untuk menggunakan Pelabuhan Samudera Teluk Segintung sebagai tempat bongkar muat crude palm oil (CPO) yang sebagian besar masih dilakukan di Pelabuhan Bagendang Kotawaringin Timur dan Pelabuhan Kumai Kotawaringin Barat.
Ketika melakukan aktivitas di Pelabuhan Segintung, maka perusahaan-perusahaan juga dengan sendirinya akan berkantor di Kuala Pembuang, dan ini nanti yang membuat Kuala Pembuang menjadi pusat perekonomian di Seruyan dan Kalteng.
"Ini adalah strategi pembangunan untuk mendongkrak perekonomian," katanya.
Kampanye terbuka itu juga dihadiri perwakilan pengurus masing-masing partai pengusung dan pendukung yakni Golkar, PPP, PKB, Gerindra, Perindo, PKS, PBB, Partai Berkarya dan Partai Garuda.
Selain disuguhkan dengan hiburan musik artis Ibu Kota Jakarta, kampanye itu ditutup dengan orasi politik dari Ketua DPD Golkar Kalteng HM Ruslan AS.
Pewarta : Fahrian Adriannoor
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Kadiskominfo Seruyan jalani sidang perdana terkait dugaan korupsi internet
18 December 2025 23:17 WIB
Kejati Kalteng limpahkan dua tersangka korupsi internet Seruyan ke Pengadilan
05 December 2025 14:51 WIB
Legislator Kalteng sebut kerusakan jalan di wilayah Seruyan memprihatinkan
13 November 2025 21:47 WIB
Penangkapan Kadis Kominfo Seruyan terkait dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar
23 October 2025 22:44 WIB
Dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar, Kadis Kominfo Seruyan ditangkap Kejati Kalteng
23 October 2025 18:59 WIB
DPRD Kalteng minta pemerintah optimalkan pengembangan pariwisata di Kotim dan Seruyan
21 October 2025 15:57 WIB
Gubernur Kalteng minta perwakilan perusahaan 'angkat kaki' dari ruang rapat
20 September 2025 16:36 WIB
OJK-Pemkab Seruyan tingkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang keuangan syariah
19 September 2025 7:32 WIB
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
Kapolres Seruyan cari akar permasalahan pencurian sawit di perusahaan
30 January 2025 16:54 WIB, 2025
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025