Ayo sukseskan program kampung KB di Bartim
Jumat, 10 Agustus 2018 8:49 WIB
Pj Bupati Bartim, H Ketut Widhie Wirawan. (Foto Antara Kalteng/Habibullah)
Tamiang Layang (Antaranews Kalteng) - Pj Bupati Barito Tinur, Kalimantan tengah, H Ketut Widhie Wirawan meminta agar seluruh SOPD mendorong dan mensukseskan program Kampung Keluarga Berencana (KB) yang merupakan program nasional ke-5 dari Presiden Joko Widodo.
Menurut data, kasus stunting di Kabupaten 'Jari Janang Kalalawah' ini cukup tinggi, kata Ketut Widhie saat memimpin rapat evaluasi program kampung KB 2017 dan pencanangan program kampung KB 2018 serta advokasi forum penetapan indikator program KKBPK ke dalam RPJMD, di Tamiang Layang, Kamis.
"Kedepan, jangan ada lagi anak-anak di Bartim terkena stunting," ucap Ketut Widhie.
Menurutnya, untuk mensukseskan program kampung KB, maka diperlukan analisa dan evaluasi kampung KB 2017 yang telah berjalan. Perlu diketahui ada kendala yang dihadapi dan bagaimana solusinya.
Sebab, program itu bagian yang tak terpisahkan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) serta menjadi pondasi manusia yang berkualitas.
Pembangunan bisa berhasil jika digerakkan oleh SDM berkualitas. Jika program itu tidak dilaksanakan, maka generasi Bartim kedepan akan terpuruk beriringan dengan dampak pembangunannya.
"Untuk meningkatkan indek pembangunan manusia itu perlu dimasukkan program kampung KB di Dusun," katanya.
Dengan suksesnya kampung KB, maka akan berpengaruh secara sistemik pada sektor terkait lainnya seperti bebas dari kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan.
Untuk itu, Ketut meminta agar program kampung KB di Kabupaten Bartim terus ditambah.
"Jangan hanya sebatas 11 kampung KB, tapi bagaimana terus upayakan untuk lebih dari 11 dan untuk menyempurnakan pembangunan. Perlu diingat, Bartim merupakan pilot proyek program penanganan stunting," tegasnya.
Stunting sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak dan baik kesehatannya. Mari dukung program atau kegiatan yang menekan atau meniadakan stunting karena akan berdampak pada tingkat kecerdasan.
Menurut data, kasus stunting di Kabupaten 'Jari Janang Kalalawah' ini cukup tinggi, kata Ketut Widhie saat memimpin rapat evaluasi program kampung KB 2017 dan pencanangan program kampung KB 2018 serta advokasi forum penetapan indikator program KKBPK ke dalam RPJMD, di Tamiang Layang, Kamis.
"Kedepan, jangan ada lagi anak-anak di Bartim terkena stunting," ucap Ketut Widhie.
Menurutnya, untuk mensukseskan program kampung KB, maka diperlukan analisa dan evaluasi kampung KB 2017 yang telah berjalan. Perlu diketahui ada kendala yang dihadapi dan bagaimana solusinya.
Sebab, program itu bagian yang tak terpisahkan dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) serta menjadi pondasi manusia yang berkualitas.
Pembangunan bisa berhasil jika digerakkan oleh SDM berkualitas. Jika program itu tidak dilaksanakan, maka generasi Bartim kedepan akan terpuruk beriringan dengan dampak pembangunannya.
"Untuk meningkatkan indek pembangunan manusia itu perlu dimasukkan program kampung KB di Dusun," katanya.
Dengan suksesnya kampung KB, maka akan berpengaruh secara sistemik pada sektor terkait lainnya seperti bebas dari kebodohan, kemiskinan dan keterbelakangan.
Untuk itu, Ketut meminta agar program kampung KB di Kabupaten Bartim terus ditambah.
"Jangan hanya sebatas 11 kampung KB, tapi bagaimana terus upayakan untuk lebih dari 11 dan untuk menyempurnakan pembangunan. Perlu diingat, Bartim merupakan pilot proyek program penanganan stunting," tegasnya.
Stunting sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak dan baik kesehatannya. Mari dukung program atau kegiatan yang menekan atau meniadakan stunting karena akan berdampak pada tingkat kecerdasan.
Pewarta : Habibullah
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wabup Kapuas tegaskan infrastruktur dasar tetap jadi prioritas pembangunan
01 February 2026 11:37 WIB
Bupati Sukamara hadiri syukuran laut dan resmikan bus DAMRI trayek Sukamara-Jelai
01 February 2026 10:06 WIB
Lantik pejabat, Bupati Barut tekankan integritas dan pelayanan kepada masyarakat
30 January 2026 19:56 WIB
Terpopuler - Barito Timur
Lihat Juga
Tingkatkan kinerja, Bupati Bartim pimpin penandatanganan Pakta Integritas Tahun 2026
29 January 2026 14:26 WIB
Wabup Bartim periode 2013-2018 meninggal, Bupati beserta sejumlah pejabat melayat
28 January 2026 15:01 WIB
Pemkab Bartim fokuskan Revitalisasi PUG di rakor pembangunan kesetaraan gender 2026
22 January 2026 14:18 WIB
Sekda Bartim tekankan Latsar CPNS 2026 ajang pembentukan ASN profesional dan berintegritas
21 January 2026 15:10 WIB