Kenali penyebab kepala bayi berkeringat
Minggu, 30 Desember 2018 18:12 WIB
Ilustrasi (informasitips.com) (Istimewa)
Jakarta (Antaranews Kalteng) - Ada orang tua baru yang panik ketika melihat kepala bayinya berkeringat. Jika kepala buah hati Anda basah keringat saat tidur atau menyusui, tak perlu buru-buru ke dokter.
Dikutip Bold Sky, ada empat alasan mengapa kepala bayi lebih banyak mengeluarkan keringat ketimbang tubuhnya.
1. Apakah bayi sedang demam?
Kepala bayi terasa lebih panas dibandingkan tubuhnya. Itu adalah fenomena wajar yang terjadi pada bayi. Bila ingin memastikan apakah anak sedang demam, rasakan dengan menyentuh pipinya atau kulit di bawah dagu. Dengan menyentuh bagian itu, Anda bisa lebih tepat mengetahui suhu tubuh anak.
2. Kelenjar keringat
Bayi baru lahir tidak punya kelenjar keringat yang aktif. Anda mungkin menyadari tubuh bayi tidak pernah berkeringat, kecuali kepalanya. Ini disebabkan hanya kelenjar keringat di kepala yang aktif pada bayi. Jika kepalanya basah keringat, berarti bayi sedang merasa kepanasan.
3. Berkeringat pada malam hari
Saat tidur, bayi tidak membalikkan tubuh ke sana-sini seperti orang dewasa. Itulah mengapa kepalanya berada di posisi yang relatif sama. Ini membuat kepala jadi panas dan menimbulkan keringat. Alasan lain, bisa jadi karena Anda terlalu tebal menyelubungi buah hati saat tidur.
4. Berkeringat saat menyusui
Ketika menyusui, sebagian besar ibu senang melakukannya sambil menggendong bayi. Dalam posisi ini, kepala bayi berada dalam posisi sama dalam waktu lama. Tangan ibu memberikan kehangatan pada kepala bayi dan itu membuatnya berkeringat saat menyusui.
Namun jika Anda merasa bayi berkeringat terlalu banyak sepanjang waktu, periksakan segera pada dokter untuk mengetahui penyebabnya.
Dikutip Bold Sky, ada empat alasan mengapa kepala bayi lebih banyak mengeluarkan keringat ketimbang tubuhnya.
1. Apakah bayi sedang demam?
Kepala bayi terasa lebih panas dibandingkan tubuhnya. Itu adalah fenomena wajar yang terjadi pada bayi. Bila ingin memastikan apakah anak sedang demam, rasakan dengan menyentuh pipinya atau kulit di bawah dagu. Dengan menyentuh bagian itu, Anda bisa lebih tepat mengetahui suhu tubuh anak.
2. Kelenjar keringat
Bayi baru lahir tidak punya kelenjar keringat yang aktif. Anda mungkin menyadari tubuh bayi tidak pernah berkeringat, kecuali kepalanya. Ini disebabkan hanya kelenjar keringat di kepala yang aktif pada bayi. Jika kepalanya basah keringat, berarti bayi sedang merasa kepanasan.
3. Berkeringat pada malam hari
Saat tidur, bayi tidak membalikkan tubuh ke sana-sini seperti orang dewasa. Itulah mengapa kepalanya berada di posisi yang relatif sama. Ini membuat kepala jadi panas dan menimbulkan keringat. Alasan lain, bisa jadi karena Anda terlalu tebal menyelubungi buah hati saat tidur.
4. Berkeringat saat menyusui
Ketika menyusui, sebagian besar ibu senang melakukannya sambil menggendong bayi. Dalam posisi ini, kepala bayi berada dalam posisi sama dalam waktu lama. Tangan ibu memberikan kehangatan pada kepala bayi dan itu membuatnya berkeringat saat menyusui.
Namun jika Anda merasa bayi berkeringat terlalu banyak sepanjang waktu, periksakan segera pada dokter untuk mengetahui penyebabnya.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Huawei hadirkan teknologi AI untuk konservasi lutung kepala putih di Guangxi
29 March 2026 22:49 WIB
Usai 9 kepala daerah terjerat OTT, KPK dorong pemilih harus cerdas dan lebih bijak
12 March 2026 15:27 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Pemerintah siapkan mitigasi dampak ketidakpastian geopolitik global terhadap pariwisata
01 April 2026 17:59 WIB
Calon haji diimbau prioritaskan kesehatan fisik sebelum keberangkatan ke Tanah Suci
01 April 2026 17:54 WIB
Whoosh menjadi transportasi favorit pilihan masyarakat untuk mudik Lebaran 2026
01 April 2026 17:30 WIB