Ganti baterai Apple murah sebabkan penjualan iPhone lemah
Kamis, 3 Januari 2019 11:59 WIB
iPhone SE (apple.com)
Jakarta (Antaranews Kalteng) - Apple baru saja merilis proyeksi finansial, mereka memperkirakan akan kehilangan 9 miliar karena penjualan iPhone yang lemah salah satunya karena konsumen lebih memilih mengganti baterai.
Apple tahun lalu mengakui mereka memperlambat kinerja mesin, throttle, di iPhone lama untuk mernjaga performa baterai. Sebagai permintaan maaf, mereka memberi potongan harga untuk mengganti baterai menjadi 29 dolar ari 79 dolar, seperti diberitakan The Verge.
Dalam laporan CEO Tim Cook untuk para investor, biaya ganti baterai yang lebih murah menyebabkan konsumen lebih memilih cara tersebut daripada berganti ke iPhone model terbaru, apaagi iPhone model terbaru sudah melebihi 1.000 dolar.
Apple akhirnya memberi tahu konsumen bagaimana cara mematikan fitur throttle di iPhone, langkah ini juga membuat konsumen untuk mengganti baterai daripada harus mengulik ponsel mereka.
Hasil kebijakan baterai murah dari Apple juga berakibat semakin banyak konsumen yang merasa puas dengan performa iPhone mereka. Akibatnya, konsumen semakin enggan membeli iPhone baru.
Apple tidak mencantumkan angka pasti mengenai penjualan mereka, mulai 1 November tahun lalu, Apple mengumumkan tidak akan memberi tahu berapa banyak unit iPhone, iPad dan Mac yang terjual.
Apple tahun lalu mengakui mereka memperlambat kinerja mesin, throttle, di iPhone lama untuk mernjaga performa baterai. Sebagai permintaan maaf, mereka memberi potongan harga untuk mengganti baterai menjadi 29 dolar ari 79 dolar, seperti diberitakan The Verge.
Dalam laporan CEO Tim Cook untuk para investor, biaya ganti baterai yang lebih murah menyebabkan konsumen lebih memilih cara tersebut daripada berganti ke iPhone model terbaru, apaagi iPhone model terbaru sudah melebihi 1.000 dolar.
Apple akhirnya memberi tahu konsumen bagaimana cara mematikan fitur throttle di iPhone, langkah ini juga membuat konsumen untuk mengganti baterai daripada harus mengulik ponsel mereka.
Hasil kebijakan baterai murah dari Apple juga berakibat semakin banyak konsumen yang merasa puas dengan performa iPhone mereka. Akibatnya, konsumen semakin enggan membeli iPhone baru.
Apple tidak mencantumkan angka pasti mengenai penjualan mereka, mulai 1 November tahun lalu, Apple mengumumkan tidak akan memberi tahu berapa banyak unit iPhone, iPad dan Mac yang terjual.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Vivo perkenalkan Y50s dan Y50e dengan baterai 6000 mAh chip Dimensity 6300
07 January 2026 14:45 WIB
Dengan desain tipis dengan baterai 7.000mAh, Realme 15T 5G hadir di Indonesia
31 October 2025 16:07 WIB
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Edisi terbatas, Yamaha buka order online MAX Special Livery dan TMAX TECHMAX
27 January 2026 10:47 WIB