Komentar Solksjaer terkait permainan PSG
Rabu, 13 Februari 2019 10:31 WIB
Ole Gunnar Solskjaer, pelatih sementara Manchester United, menggantikan Jose Mourinho (Foto: Chris Brunskill/Getty Images)
Manchester (Antaranews Kalteng) - Menyusul kekalahan timnya oleh PSG dengan skor 2-0, pelatih sementara Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengakui klub asal Prancis itu telah menunjukkan level permainan yang baru bagi United.
Paris Saint Germain memberi kekalahan pertama bagi Ole Gunnar Solskjaer ketika bertandang ke Old Trafford untuk laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Selasa malam waktu setempat.
"Kami melawan tim yang hebat. Para pemain kami hari ini kecewa tentunya, tapi saya kira mereka tahu jika kami harus meningkatkan level permainan kami jika ingin mencapai tingkatan yang ingin kami raih," kata Solskjaer seperti dikutip Reuters Rabu pagi.
"Ini seperti cek realitas, kalian bisa melihat kekuatan yang mereka miliki ketika mereka menurunkan pemain mereka."
Pelatih asal Norwegia itu bersikeras bahwa kekalahan mereka tidak akan merusak momentum yang telah mereka bangun di liga domestik.
"Tidak sama sekali karena dengan mereka kami harus bangkit dan di turnamen, dalam hal ini Liga Champions, di mana akan selalu sulit. Tapi mata pencaharian kami adalah liga domestik, jadi saya tidak takut dengan itu," kata Solskjaer.
Baca juga: PSG berhasil taklukan MU di Old Trafford
PSG, yang bermain tanpa Neymar dan Edison Cavani yang cedera, membungkam Manchester United dua gol tanpa balas lewat penampilan impresif Presnel Kimpembe dan Kylian Mbappe.
"Kami senang, tapi ini baru separuh jalan," kata Mbappe. "Pada 20 menit terakhir kami kelelahan. Sekarang kami memiliki tiga pekan untuk meyakinkan jika kami siap untuk lolos."
United sebelumnya tidak pernah kalah ketika bermain kandang di kompetisi Eropa dengan selisih gol lebih dari satu.
Ini adalah kekalahan pertama bagi Solskjaer setelah menggantikan Jose Mourinho pada Desember. Di bawah asuhan pelatih asal Norwegia itu MU menang 10 kali dari 11 laga di turnamen domestik.
"Ketika mereka membuat gol pertama... mereka memiliki momentum dan mulai mengendalikan permainan," kata Solskjaer.
MU harus bekerja keras di laga leg kedua di markas PSG.
"Gunung ada untuk didaki. Kalian tidak bisa rebahan dan mengatakan ini selesai. Hari ini menjadi semacam cek realitas dari level tim-tim ini," kata Solskjaer.
United memulai laga dengan agresif namun seringkali lini depan mereka membuat kesalahan atau gagal memberi umpan yang tepat walaupun Marcus Rashford dan Paul Pogba sempat menguji ketangguhan kiper kawakan PSG Gianluigi Buffon.
Klub asal Prancis asuhan Thomas Tuchel menampilkan performa lini tengah yang solid yang dikawal oleh Marco Verratti dan Marquinhos yang tampil dominan.
MU harus bermain tanpa Jesse Lingard dan Anthony Martial, yang mengalami cedera otot. Malam mereka di Old Trafford semakin memburuk ketika Kimpembe menyarangkan gol ke gawang David De Gea memanfaatkan bola tendangan pojok Di Maria pada menit ke-53.
Tak lama berselang, Di Maria melesat menggiring bola terobos dari Marquinhos lewat serangan balik cepat dan melakukan assist bola datar ke depan gawang De Gea yang disambut finis sederhana Mbappe untuk gol kedua PSG.
Malam yang mengecewakan bagi United semakin memburuk ketika Pogba diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua karena melakukan pelanggaran keras terhadap Dani Alves di menit-menit akhir.
"Datang ke sini dan menang adalah pencapaian yang hebat," kata Tuchel.
"Tapi kami sadar jika United bisa saja menang di Paris, kalian tidak boleh puas dengan kemenangan kalian dan mulai memikirkan perempat final sekarang... baru separuh jalan," kata Tuchel.
Paris Saint Germain memberi kekalahan pertama bagi Ole Gunnar Solskjaer ketika bertandang ke Old Trafford untuk laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Selasa malam waktu setempat.
"Kami melawan tim yang hebat. Para pemain kami hari ini kecewa tentunya, tapi saya kira mereka tahu jika kami harus meningkatkan level permainan kami jika ingin mencapai tingkatan yang ingin kami raih," kata Solskjaer seperti dikutip Reuters Rabu pagi.
"Ini seperti cek realitas, kalian bisa melihat kekuatan yang mereka miliki ketika mereka menurunkan pemain mereka."
Pelatih asal Norwegia itu bersikeras bahwa kekalahan mereka tidak akan merusak momentum yang telah mereka bangun di liga domestik.
"Tidak sama sekali karena dengan mereka kami harus bangkit dan di turnamen, dalam hal ini Liga Champions, di mana akan selalu sulit. Tapi mata pencaharian kami adalah liga domestik, jadi saya tidak takut dengan itu," kata Solskjaer.
Baca juga: PSG berhasil taklukan MU di Old Trafford
PSG, yang bermain tanpa Neymar dan Edison Cavani yang cedera, membungkam Manchester United dua gol tanpa balas lewat penampilan impresif Presnel Kimpembe dan Kylian Mbappe.
"Kami senang, tapi ini baru separuh jalan," kata Mbappe. "Pada 20 menit terakhir kami kelelahan. Sekarang kami memiliki tiga pekan untuk meyakinkan jika kami siap untuk lolos."
United sebelumnya tidak pernah kalah ketika bermain kandang di kompetisi Eropa dengan selisih gol lebih dari satu.
Ini adalah kekalahan pertama bagi Solskjaer setelah menggantikan Jose Mourinho pada Desember. Di bawah asuhan pelatih asal Norwegia itu MU menang 10 kali dari 11 laga di turnamen domestik.
"Ketika mereka membuat gol pertama... mereka memiliki momentum dan mulai mengendalikan permainan," kata Solskjaer.
MU harus bekerja keras di laga leg kedua di markas PSG.
"Gunung ada untuk didaki. Kalian tidak bisa rebahan dan mengatakan ini selesai. Hari ini menjadi semacam cek realitas dari level tim-tim ini," kata Solskjaer.
United memulai laga dengan agresif namun seringkali lini depan mereka membuat kesalahan atau gagal memberi umpan yang tepat walaupun Marcus Rashford dan Paul Pogba sempat menguji ketangguhan kiper kawakan PSG Gianluigi Buffon.
Klub asal Prancis asuhan Thomas Tuchel menampilkan performa lini tengah yang solid yang dikawal oleh Marco Verratti dan Marquinhos yang tampil dominan.
MU harus bermain tanpa Jesse Lingard dan Anthony Martial, yang mengalami cedera otot. Malam mereka di Old Trafford semakin memburuk ketika Kimpembe menyarangkan gol ke gawang David De Gea memanfaatkan bola tendangan pojok Di Maria pada menit ke-53.
Tak lama berselang, Di Maria melesat menggiring bola terobos dari Marquinhos lewat serangan balik cepat dan melakukan assist bola datar ke depan gawang De Gea yang disambut finis sederhana Mbappe untuk gol kedua PSG.
Malam yang mengecewakan bagi United semakin memburuk ketika Pogba diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua karena melakukan pelanggaran keras terhadap Dani Alves di menit-menit akhir.
"Datang ke sini dan menang adalah pencapaian yang hebat," kata Tuchel.
"Tapi kami sadar jika United bisa saja menang di Paris, kalian tidak boleh puas dengan kemenangan kalian dan mulai memikirkan perempat final sekarang... baru separuh jalan," kata Tuchel.
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ronaldo dorong rekan satu timnya bangkit dan kompak dukung Solksjaer
27 October 2021 23:50 WIB, 2021
Solksjaer terancam dicopot jika MU dikalahkan Spurs, Man City dan Atalanta
27 October 2021 16:06 WIB, 2021
Solksjaer bertekad beli trio Juventus dengan menyiapkan 130 juta euro
22 August 2020 15:16 WIB, 2020
Terpopuler - Sepakbola
Lihat Juga
Mourinho anggap laga lawan Inter pada Liga Champions tidak lebih dari pertandingan biasa
08 September 2026 5:33 WIB
Fiorentina tunjuk Paolo Vanoli sebagai pelatih kepala usai pecat Fabio Grosso
08 September 2026 5:29 WIB