Perambahan baru dari Microsoft yang mirip Chrome
Selasa, 9 April 2019 16:06 WIB
Situs resmi pengunduhan aplikasi perambahan Microsoft Edge (MIcrosoft)
Jakarta (ANTARA) - Pengembang perangkat lunak Microsoft meluncurkan aplikasi perambahan baru bernama Edge yang dinilai mirip dengan milik Google, Chrome.
"Pada Desember, kami mengumumkan rencana untuk mengadopsi proyek sumber terbuka Chromium dalam pengembangan Microsoft Edge pada sistem operasi untuk komputer," kata Wakil Presiden Korporat Windows Joe Belfiore dalam blog resmi Microsoft Windows pada Senin (8/4) waktu setempat.
"Tujuan kami adalah bekerja sama dengan komunitas sumber terbuka untuk menciptakan kesesuaian jaringan Internet yang lebih baik bagi pelanggan kami dan mengurangi fragmentasi bagi semua pengembangan situs," ujarnya.
Joe menyatakan aplikasi Microsoft Edge telah siap diunduh untuk para pengembang yang memakai sistem operasi Windows 10 pada situs microsoftedgeinsider.com. Terdapat dua versi unduhan yaitu Canary yang akan mendapatkan pembaruan harian dan Developer yang akan mendapatkan pembaruan mingguan.
Sementara, dukungan perambahan Edge kepada para penguna Macintosh ataupun berbagai versi Windows akan hadir secara kontinu.
"Pada pengembangan pertama ini, kami sangat fokus pada aspek dasar dan belum memasukkan berbagai dukungan fitur maupun bahasa. Dukungan itu akan hadir kemudian," ujar Joe.
Microsoft berjanji akan memberikan perubahan pada Edge seperti desain yang lebih nyaman, dukungan untuk fitur tambahan dan kemampuan mengelola profil pengguna.
"Kami masih berkolaborasi dengan tim Google dan komunitas Chromium yang lebih luas," ujar Joe yang mengharapkan para pengembang dapat menggunakan Edge setiap hari dan memberikan masukan kepada tim Microsoft ataupun komunitas Chromium.
Aplikasi Edge menjadi langkah baru Microsoft untuk kembali terjun pada bisnis perambahan Internet menyusul Microsoft Internet Explorer yang telah dihentikan dukungannya pada awal 2019.
"Pada Desember, kami mengumumkan rencana untuk mengadopsi proyek sumber terbuka Chromium dalam pengembangan Microsoft Edge pada sistem operasi untuk komputer," kata Wakil Presiden Korporat Windows Joe Belfiore dalam blog resmi Microsoft Windows pada Senin (8/4) waktu setempat.
"Tujuan kami adalah bekerja sama dengan komunitas sumber terbuka untuk menciptakan kesesuaian jaringan Internet yang lebih baik bagi pelanggan kami dan mengurangi fragmentasi bagi semua pengembangan situs," ujarnya.
Joe menyatakan aplikasi Microsoft Edge telah siap diunduh untuk para pengembang yang memakai sistem operasi Windows 10 pada situs microsoftedgeinsider.com. Terdapat dua versi unduhan yaitu Canary yang akan mendapatkan pembaruan harian dan Developer yang akan mendapatkan pembaruan mingguan.
Sementara, dukungan perambahan Edge kepada para penguna Macintosh ataupun berbagai versi Windows akan hadir secara kontinu.
"Pada pengembangan pertama ini, kami sangat fokus pada aspek dasar dan belum memasukkan berbagai dukungan fitur maupun bahasa. Dukungan itu akan hadir kemudian," ujar Joe.
Microsoft berjanji akan memberikan perubahan pada Edge seperti desain yang lebih nyaman, dukungan untuk fitur tambahan dan kemampuan mengelola profil pengguna.
"Kami masih berkolaborasi dengan tim Google dan komunitas Chromium yang lebih luas," ujar Joe yang mengharapkan para pengembang dapat menggunakan Edge setiap hari dan memberikan masukan kepada tim Microsoft ataupun komunitas Chromium.
Aplikasi Edge menjadi langkah baru Microsoft untuk kembali terjun pada bisnis perambahan Internet menyusul Microsoft Internet Explorer yang telah dihentikan dukungannya pada awal 2019.
Pewarta : Imam Santoso
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KLHK tangkap Direktur PT PMB perusak hutan lindung menjadi kavling perumahan
06 May 2021 20:04 WIB, 2021
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Komdigi luncurkan program penguatan kompetensi keamanan siber bagi generasi muda
01 February 2026 15:04 WIB
Google hentikan fitur pemutaran latar belakang YouTube untuk pengguna gratis
01 February 2026 13:43 WIB