Presiden Jokowi ajak Arab Saudi kerja sama syiarkan Islam toleran
Senin, 15 April 2019 17:43 WIB
Presiden Jokowi bertemu Raja Salman di Istana Pribadi Raja di Riyadh. (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo dalam pertemuannya dengan Menteri Muda Urusan Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi Adel Al Jubeir di Royal Guest House, Riyadh, Minggu, mengajak Arab Saudi bekerja sama dalam syiar Islam yang toleran sekaligus sebagai upaya menanggulangi terorisme.
"Dalam pertemuan tersebut dibahas antara lain bagaimana kedua negara meningkatkan kerja sama bilateral. Dari pihak Saudi menekankan banyak posisi yang kurang lebih sama , yang selama ini dimiliki Indonesia dan Saudi Arabia di berbagai isu," ujar Menlu Retno Marsudi seusai pertemuan, sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, di Jakarta, Senin.
Retno menuturkan, dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi dan Menteri Muda Urusan Luar Negeri Arab Saudi membahas mengenai kerja sama dalam rangka mensyiarkan Islam yang damai, Islam yang toleran, dan juga bekerja sama dalam konteks penanggulangan terorisme.
Selain itu, Presiden Jokowi dan Menteri Muda urusan Luar Negeri Arab Saudi juga membahas mengenai masalah bagaimana kedua negara dapat meningkatkan kerja sama dalam membantu dan mendukung perjuangan bangsa Palestina.
"Seperti diketahui bahwa masa depan Palestina menjadi lebih sulit dan menjadi kewajiban bagi Saudi Arabia dan Indonesia untuk terus meningkatkan kerja sama dan mendukung perjuangan bangsa Palestina," ungkap Retno.
Pada kesempatan itu, Kerajaan Arab Saudi juga mengapresiasi kepemimpinan Indonesia baik di kawasan maupun di dunia.
Menteri Muda urusan Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi juga menyampaikan bahwa duduknya Indonesia di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga merepresentasikan kepentingan negara-negara Muslim.
Hal tersebut pun menjadi salah satu poin pembahasan saat pertemuan itu.
Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.
"Dalam pertemuan tersebut dibahas antara lain bagaimana kedua negara meningkatkan kerja sama bilateral. Dari pihak Saudi menekankan banyak posisi yang kurang lebih sama , yang selama ini dimiliki Indonesia dan Saudi Arabia di berbagai isu," ujar Menlu Retno Marsudi seusai pertemuan, sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, di Jakarta, Senin.
Retno menuturkan, dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi dan Menteri Muda Urusan Luar Negeri Arab Saudi membahas mengenai kerja sama dalam rangka mensyiarkan Islam yang damai, Islam yang toleran, dan juga bekerja sama dalam konteks penanggulangan terorisme.
Selain itu, Presiden Jokowi dan Menteri Muda urusan Luar Negeri Arab Saudi juga membahas mengenai masalah bagaimana kedua negara dapat meningkatkan kerja sama dalam membantu dan mendukung perjuangan bangsa Palestina.
"Seperti diketahui bahwa masa depan Palestina menjadi lebih sulit dan menjadi kewajiban bagi Saudi Arabia dan Indonesia untuk terus meningkatkan kerja sama dan mendukung perjuangan bangsa Palestina," ungkap Retno.
Pada kesempatan itu, Kerajaan Arab Saudi juga mengapresiasi kepemimpinan Indonesia baik di kawasan maupun di dunia.
Menteri Muda urusan Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi juga menyampaikan bahwa duduknya Indonesia di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga merepresentasikan kepentingan negara-negara Muslim.
Hal tersebut pun menjadi salah satu poin pembahasan saat pertemuan itu.
Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.
Pewarta : Hanni Sofia
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Stop hoaks! Purbaya tegaskan tak pernah nyatakan dana Rp1.000 triliun hilang di era Jokowi
21 November 2025 22:39 WIB
FKDT: Penegakan hukum atas tuduhan ijazah palsu Jokowi bukti polisi bertindak profesional
11 November 2025 17:22 WIB
Nadiem serahkan dana pengadaaan laptop Chromebook Rp450 triliun ke Jokowi hoaks!
21 July 2025 12:58 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB