Kamera iPhone pada 2020 akan dirombak
Senin, 23 Desember 2019 8:49 WIB
Prediksi konsep tampilan iPhone 12. (Phone Arena)
Jakarta (ANTARA) - Apple diperkirakan akan merombak ulang fitur kamera untuk iPhone 12 yang meluncur tahun depan, mereka menjanjikan kamera yang lebih canggih dibandingkan ponsel yang mereka buat tahun ini.
Laman Phone Arena mengutip DigiTimes, Apple akan membenamkan image stabilization solutionyang lebih mumpuni untuk iPhone 12 dan versi Pro Max. Image stabilization solution sebenarnya bukan hal baru di dunia fotografi, namun, cukup jarang dipakai di ponsel.
Image stabilization solution berbeda dengan optical image stabilization (OIS) yang selama ini dipakai di gawai buatan Apple. Mereka akan mengganti OIS dengan perangkat keras sensor-shift.
OIS bergerak di sekeliling lensa untuk menangkap pergerakan di luar, sementara sensor-shiftmenggerakan sensor kamera. Hasil gambar sensor-shift tidak jauh berbeda dengan OIS, namun, ukuran perangkat keras lebih kecil dan bahkan lebih murah.
Jika memakai sensor-shift, Apple bisa menghemat ruang sekaligus menurunkan biaya produksi.
Perbedaan lainnya, lensa yang dipasang di ponsel harus cocok dengan OIS. OIS tidak berpengaruh untuk lensa utama dan telephoto, namun, untuk lensa ultra-wide-angle akan sulit untuk stabil.
Sementara sensor-shift hanya bergantung pada sensor, dapat dipasangkan dengan lensa apa pun. Sensor-shift juga berfungsi dengan baik untuk berfoto di tempat redup dan untuk merekam video.
Apple juga merencanakan sistem 3D sensing yang lebih bagus untuk Face ID, diperkirakan akan dipasang di iPhone 12 versi Pro.
Sistem ini akan diperkenalkan di iPad Pro 2020 yang bakal meluncur Maret mendatang.
Laman Phone Arena mengutip DigiTimes, Apple akan membenamkan image stabilization solutionyang lebih mumpuni untuk iPhone 12 dan versi Pro Max. Image stabilization solution sebenarnya bukan hal baru di dunia fotografi, namun, cukup jarang dipakai di ponsel.
Image stabilization solution berbeda dengan optical image stabilization (OIS) yang selama ini dipakai di gawai buatan Apple. Mereka akan mengganti OIS dengan perangkat keras sensor-shift.
OIS bergerak di sekeliling lensa untuk menangkap pergerakan di luar, sementara sensor-shiftmenggerakan sensor kamera. Hasil gambar sensor-shift tidak jauh berbeda dengan OIS, namun, ukuran perangkat keras lebih kecil dan bahkan lebih murah.
Jika memakai sensor-shift, Apple bisa menghemat ruang sekaligus menurunkan biaya produksi.
Perbedaan lainnya, lensa yang dipasang di ponsel harus cocok dengan OIS. OIS tidak berpengaruh untuk lensa utama dan telephoto, namun, untuk lensa ultra-wide-angle akan sulit untuk stabil.
Sementara sensor-shift hanya bergantung pada sensor, dapat dipasangkan dengan lensa apa pun. Sensor-shift juga berfungsi dengan baik untuk berfoto di tempat redup dan untuk merekam video.
Apple juga merencanakan sistem 3D sensing yang lebih bagus untuk Face ID, diperkirakan akan dipasang di iPhone 12 versi Pro.
Sistem ini akan diperkenalkan di iPad Pro 2020 yang bakal meluncur Maret mendatang.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Honor X9e Pro hadir, unggulkan baterai 11.000 mAh hingga fotografi bawah air
25 September 2026 12:55 WIB