Pemerintah diminta turunkan harga BBM
Kamis, 16 April 2020 14:02 WIB
Ilustrasi - Petugas memeriksa mesin pengisian ulang bahan bakar minyak di SPBU, Jakarta. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Pontianak (ANTARA) - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa Daniel Johan meminta pemerintah dan PT Pertamina segera menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di tingkat ritel mengingat di tingkat global terjadi penurunan yang sangat signifikan.
"Sekarang harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun bertengger di level 19,54 dolar AS per barel, ini sangat jauh dibanding ketika penetapan harga sebelumnya oleh pemerintah dan Pertamina di Indonesia," kata Daniel Johan, Ketua DPP PKB Bidang Sumber Daya Alam dan Energi saat dihubungi di Pontianak, Kamis.
Baca juga: Cegah corona, beli BBM-pelumas Pertamina bisa diantar ke rumah
Menurut dia, dengan menyesuaikan harga tersebut, setidaknya akan memberi dampak ekonomi ke masyarakat terutama nelayan dan usaha ekspedisi.
"Kalau BBM harganya turun bisa mengurangi beban masyarakat, PLN, industri, dan mampu meningkatkan daya beli, selain harga BBM yang murah akan mendorong harga kebutuhan pokok ikut turun," ujar Daniel Johan.
Ia menambahkan BBM sudah menjadi kebutuhan hidup masyarakat di luar sembako, sehingga masyarakat berharap dengan harga yang murah. Khususnya bagi nelayan yang harus melakukan penangkapan ikan karena mereka lah yang akan menyelamatkan rakyat terhadap ketersediaan pasokan pangan.
Baca juga: Beli BMW dari rumah, ada gratis BBM Rp20 juta
Selain itu, juga akan memberi dampak ke petani di desa-desa, serta logistik antarwilayah membutuhkan BBM yang murah untuk mengurangi beban masyarakat terhadap energi.
"Apalagi saat ini Arab Saudi memberikan diskon besar-besaran hingga 8 dolar AS per barrel kepada Asia. Hal ini dilakukan karena pasokan dunia saat ini melimpah dan ketegangan antar Rusia dan Arab Saudi tentang kesepakatan produksi yang belum mencapai titik temu. Jadi harusnya segera ada penyesuaian harga dari pengambil kebijakan," tegas Daniel.
Baca juga: Benarkah Pertamina berpotensi turunkan harga BBM?
Baca juga: DPR RI kaji tentang kelistrikan hingga suplai BBM di Barsel
Baca juga: Toyota kembali tarik 1,2 juta kendaraan dengan masalah pompa BBM
"Sekarang harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun bertengger di level 19,54 dolar AS per barel, ini sangat jauh dibanding ketika penetapan harga sebelumnya oleh pemerintah dan Pertamina di Indonesia," kata Daniel Johan, Ketua DPP PKB Bidang Sumber Daya Alam dan Energi saat dihubungi di Pontianak, Kamis.
Baca juga: Cegah corona, beli BBM-pelumas Pertamina bisa diantar ke rumah
Menurut dia, dengan menyesuaikan harga tersebut, setidaknya akan memberi dampak ekonomi ke masyarakat terutama nelayan dan usaha ekspedisi.
"Kalau BBM harganya turun bisa mengurangi beban masyarakat, PLN, industri, dan mampu meningkatkan daya beli, selain harga BBM yang murah akan mendorong harga kebutuhan pokok ikut turun," ujar Daniel Johan.
Ia menambahkan BBM sudah menjadi kebutuhan hidup masyarakat di luar sembako, sehingga masyarakat berharap dengan harga yang murah. Khususnya bagi nelayan yang harus melakukan penangkapan ikan karena mereka lah yang akan menyelamatkan rakyat terhadap ketersediaan pasokan pangan.
Baca juga: Beli BMW dari rumah, ada gratis BBM Rp20 juta
Selain itu, juga akan memberi dampak ke petani di desa-desa, serta logistik antarwilayah membutuhkan BBM yang murah untuk mengurangi beban masyarakat terhadap energi.
"Apalagi saat ini Arab Saudi memberikan diskon besar-besaran hingga 8 dolar AS per barrel kepada Asia. Hal ini dilakukan karena pasokan dunia saat ini melimpah dan ketegangan antar Rusia dan Arab Saudi tentang kesepakatan produksi yang belum mencapai titik temu. Jadi harusnya segera ada penyesuaian harga dari pengambil kebijakan," tegas Daniel.
Baca juga: Benarkah Pertamina berpotensi turunkan harga BBM?
Baca juga: DPR RI kaji tentang kelistrikan hingga suplai BBM di Barsel
Baca juga: Toyota kembali tarik 1,2 juta kendaraan dengan masalah pompa BBM
Pewarta : Teguh Imam Wibowo
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bulog tindaklanjuti mandat pemerintah, jaga stabilitas harga minyak goreng di Kalteng
05 February 2026 11:29 WIB
Manfaat kesehatan minyak esensial dapat dioptimalkan melalui teknik racikan yang tepat
02 February 2026 0:12 WIB
Legislator Palangka Raya sebut pola konsumsi pengaruhi lonjakan harga minyak goreng
22 January 2026 13:39 WIB
Terpopuler - Pertambangan
Lihat Juga
Akademisi: Pertumbuhan ekonomi di Kalteng diperkirakan mencapai 6,03 persen
16 February 2026 21:24 WIB
MedcoEnergi perkuat pengurangan emisi metana melalui nitrogen gas blanketing
04 February 2026 7:38 WIB