Terungkap, ini nama misi eksplorasi Mars pertama
Jumat, 24 April 2020 12:55 WIB
SPACE-EXPLORATION/CHINA-MARS. Seorang petugas C-Space Project Mars menggunakan pakaian luar angkasa tiruan berjalan di Gurun Gobi di luar Jinchang, Provinsi Gansu, China (17/4/2019). ANTARA/REUTERS/Thomas Peter/aa
Beijing (ANTARA) - Badan antariksa China pada hari Jumat meluncurkan nama misi eksplorasi Mars pertamanya, bertepatan dengan Hari Antariksa China dan peringatan 50 tahun peluncuran satelit pertama mereka.
Misi Mars diberi nama Tianwen-1, kantor berita resmi Xinhua melaporkan, mengutip Badan Antariksa China, China National Space Administration (CNSA).
Misi eksplorasi tak berawak ke Mars diharapkan akan diluncurkan tahun ini.
Nama ini berasal dari "Tianwen", atau "Pertanyaan untuk Surga", sebuah puisi yang ditulis oleh Qu Yuan pada masa 2000 tahun yang lalu.
Dalam puisi itu, muncul pertanyaan tentang bintang dan benda langit lainnya.
CNSA mengatakan semua misi eksplorasi planet di masa depan akan diberi nama "Tianwen" untuk menunjukkan pencapaian negara itu di luar angkasa.
China berhasil meluncurkan satelit pertamanya, Dongfanghong-1, pada tahun 1970.
Pada tahun 2003, negara ini menjadi negara ketiga yang menempatkan seorang pria di luar angkasa dengan roketnya sendiri setelah Rusia dan Amerika Serikat.
Sejak itu, China berlomba untuk mengejar ketinggalan dengan Rusia dan Amerika Serikat dan menjadi kekuatan ruang angkasa utama pada tahun 2030.
Sumber: Reuters
Misi Mars diberi nama Tianwen-1, kantor berita resmi Xinhua melaporkan, mengutip Badan Antariksa China, China National Space Administration (CNSA).
Misi eksplorasi tak berawak ke Mars diharapkan akan diluncurkan tahun ini.
Nama ini berasal dari "Tianwen", atau "Pertanyaan untuk Surga", sebuah puisi yang ditulis oleh Qu Yuan pada masa 2000 tahun yang lalu.
Dalam puisi itu, muncul pertanyaan tentang bintang dan benda langit lainnya.
CNSA mengatakan semua misi eksplorasi planet di masa depan akan diberi nama "Tianwen" untuk menunjukkan pencapaian negara itu di luar angkasa.
China berhasil meluncurkan satelit pertamanya, Dongfanghong-1, pada tahun 1970.
Pada tahun 2003, negara ini menjadi negara ketiga yang menempatkan seorang pria di luar angkasa dengan roketnya sendiri setelah Rusia dan Amerika Serikat.
Sejak itu, China berlomba untuk mengejar ketinggalan dengan Rusia dan Amerika Serikat dan menjadi kekuatan ruang angkasa utama pada tahun 2030.
Sumber: Reuters
Pewarta : Azis Kurmala
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa teknik sipil UMPR laksanakan studi eksplorasi industri di Kalsel
21 February 2025 14:26 WIB
Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya ajak wisatawan eksplorasi Taman Nasional Sebangau
09 July 2024 12:23 WIB, 2024
Manajemen Freeport laporkan kecelakaan karyawan PT Eksplorasi Nusa Jaya ke ESDM
10 December 2020 12:30 WIB, 2020
Disporabudpar Barsel perlu lakukan eksplorasi dan revitalisasi objek wisata
03 March 2019 20:41 WIB, 2019
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Donald Trump tolak hak kembali warga Palestina dalam rencananya untuk Gaza
11 February 2025 9:13 WIB