Jakarta (ANTARA) - Jaguar Land Rover (JLR) akan memulai kembali beberapa produksinya di Eropa mulai 18 Mei, termasuk di salah satu pabrik di Inggris dan Slovakia, tempat kendaraan Defender baru sedang dibuat.
Dilaporkan Reuters, Jumat, Jaguar mulai menetapkan rencana untuk melanjutkan produksi ketika Eropa mencoba kembali pulih dan kondusif dalam menghadapi pandemi virus corona.
"Karena negara-negara sedang di bawah panduan jarak jauh dan retailer sudah mulai dibuka kembali di seluruh dunia, kami akan memulai kembali produksi di pabrik kami yang lain akan dikonfirmasi pada waktunya," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.
Operasi ini nantinya juga akan dilanjutkan di pabrik mesin di Wolverhampton, Inggris dan di pabrik Austria di mana mobil listrik I-Pace dibuat. Belum ada tanggal yang ditetapkan untuk pembukaan kembali lokasi Halewood atau Castle Bromwich di Inggris.
Sementara, pembuat mobil lainnya seperti Toyota Motor Corp juga berencana untuk secara bertahap melanjutkan produksi di pabrik Amerika Utara mulai 4 Mei.
Toyota akan memberlakukan prosedur keselamatan baru yang signifikan setelah menghentikan sementara operasi di pabriknya pada bulan Maret karena pandemi virus corona.
Pembuat mobil terbesar Jepang itu mengatakan pihaknya memperkirakan produksi akan berlangsung lamban pada bulan depan.
Dilaporkan Reuters, Jumat, Jaguar mulai menetapkan rencana untuk melanjutkan produksi ketika Eropa mencoba kembali pulih dan kondusif dalam menghadapi pandemi virus corona.
"Karena negara-negara sedang di bawah panduan jarak jauh dan retailer sudah mulai dibuka kembali di seluruh dunia, kami akan memulai kembali produksi di pabrik kami yang lain akan dikonfirmasi pada waktunya," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.
Operasi ini nantinya juga akan dilanjutkan di pabrik mesin di Wolverhampton, Inggris dan di pabrik Austria di mana mobil listrik I-Pace dibuat. Belum ada tanggal yang ditetapkan untuk pembukaan kembali lokasi Halewood atau Castle Bromwich di Inggris.
Sementara, pembuat mobil lainnya seperti Toyota Motor Corp juga berencana untuk secara bertahap melanjutkan produksi di pabrik Amerika Utara mulai 4 Mei.
Toyota akan memberlakukan prosedur keselamatan baru yang signifikan setelah menghentikan sementara operasi di pabriknya pada bulan Maret karena pandemi virus corona.
Pembuat mobil terbesar Jepang itu mengatakan pihaknya memperkirakan produksi akan berlangsung lamban pada bulan depan.