Pengganti Google Plus untuk pengguna G Suite
Senin, 8 Juni 2020 11:09 WIB
Tampilan versi beta Currents untuk pengguna G Suite (gsuiteupdates.googleblog.com)
Jakarta (ANTARA) - Google akan membuat Currents, pengganti Google Plus, tersedia untuk pengguna G Suite mulai 6 Juli, Google mengumkan dalam email ke administrator G Suite.
Dikutip dari The Verge, Senin, Google menjelaskan Currents sebagai alat yang akan memungkinkan perusahaan melibatkan karyawan untuk berdiskusi.
Google menutup jejaring sosial Google Plus pada 2019 karena rendahnya penggunaan, namun versi untuk pelanggan G Suite masih tersedia.
Perusahaan yang masih menggunakan Google Plus akan ditransisikan ke Currents bulan depan, dan tautan Plus akan dialihkan ke URL Currents.
Baca juga: Aplikasi 'anti-China' dihapus
Antarmuka untuk Currents, dapat dibuat secara berurutan sesuai dengan relevansi, dan dapat memungkinkan berbagi tautan, gambar, teks, jajak pendapat dan konten dari akun Google Drive.
Admin perusahaan yang akan mendapatkan fitur moderasi konten, akan dapat menargetkan karyawan tertentu dan dapat melacak keterlibatan unggahan di seluruh platform.
Currents telah hadir dalam versi beta selama beberapa bulan untuk sejumlah pengguna G Suite. Sementara Google gagal mencoba memposisikan Google Plus sebagai pesaing potensial untuk Facebook atau Twitter, Currents tampaknya lebih mirip dengan Slack atau Microsoft Teams.
Layanan-layanan tersebut diluncurkan saat lebih banyak orang menggunakan perangkat lunak untuk berkolaborasi, bekerja dari jarak jauh, yang membuat pengguna Slack melonjak pada bulan Maret.
Ini bukan pertama kalinya Google meluncurkan produk bernama Currents. Sebelumnya nama ini digunakan untuk aplikasi Google News.
Baca juga: 2.000 kontrak pekerja Google dibatalkan
Baca juga: Ini alat AR Google yang bantu jaga jarak sosial
Baca juga: Apple-Google luncurkan teknologi pelacak kontak
Dikutip dari The Verge, Senin, Google menjelaskan Currents sebagai alat yang akan memungkinkan perusahaan melibatkan karyawan untuk berdiskusi.
Google menutup jejaring sosial Google Plus pada 2019 karena rendahnya penggunaan, namun versi untuk pelanggan G Suite masih tersedia.
Perusahaan yang masih menggunakan Google Plus akan ditransisikan ke Currents bulan depan, dan tautan Plus akan dialihkan ke URL Currents.
Baca juga: Aplikasi 'anti-China' dihapus
Antarmuka untuk Currents, dapat dibuat secara berurutan sesuai dengan relevansi, dan dapat memungkinkan berbagi tautan, gambar, teks, jajak pendapat dan konten dari akun Google Drive.
Admin perusahaan yang akan mendapatkan fitur moderasi konten, akan dapat menargetkan karyawan tertentu dan dapat melacak keterlibatan unggahan di seluruh platform.
Currents telah hadir dalam versi beta selama beberapa bulan untuk sejumlah pengguna G Suite. Sementara Google gagal mencoba memposisikan Google Plus sebagai pesaing potensial untuk Facebook atau Twitter, Currents tampaknya lebih mirip dengan Slack atau Microsoft Teams.
Layanan-layanan tersebut diluncurkan saat lebih banyak orang menggunakan perangkat lunak untuk berkolaborasi, bekerja dari jarak jauh, yang membuat pengguna Slack melonjak pada bulan Maret.
Ini bukan pertama kalinya Google meluncurkan produk bernama Currents. Sebelumnya nama ini digunakan untuk aplikasi Google News.
Baca juga: 2.000 kontrak pekerja Google dibatalkan
Baca juga: Ini alat AR Google yang bantu jaga jarak sosial
Baca juga: Apple-Google luncurkan teknologi pelacak kontak
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa FISIPOL UMPR lulus dengan terbitkan buku sebagai pengganti skripsi
05 August 2024 17:30 WIB, 2024
KPK setor Rp59,2 miliar ke kas negara uang pengganti mantan Bupati Musi Banyuasin
20 May 2024 22:35 WIB, 2024
Jamaah calon haji kloter 5 Makassar diterbangkan dengan pesawat pengganti
16 May 2024 7:48 WIB, 2024
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Malaysia pelajari kebijakan Indonesia dalam membatasi penggunaan platform digital bagi anak
11 February 2026 17:35 WIB