Gubernur jabarkan berbagai manfaat 'food estate' di Kalteng
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran (kedua kiri) mendampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan), Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN RI Dr Sofyan Djalil (tengah), serta Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga (kiri) meninjau pertanian di Desa Anjir Serapat, Kecamatan Kapuas Timur, Kapuas, Sabtu, (27/6/2020). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)
"Selain manfaat dalam hal pangan maupun ekonomi, juga pada potensi pengembangan infrastruktur di Kalteng kedepannya," katanya di Palangka Raya, Minggu.
Infrastruktur tersebut meliputi pembangunan atau rehab pendukung irigasi teknis saluran primer, sekunder dan tersier, pembuatan tanggul dan pintu air, hingga pembangunan jalan yang lebih optimal.
Kemudian perluasan jaringan listrik dan telekomunikasi, pengembangan bandara seperti 'runway' pada Bandara Tjilik Riwut, hingga dukungan terhadap pengembangan infrastruktur pelabuhan, baik Pelabuhan Bahaur Pulang Pisau maupun Pelabuhan Batanjung Kapuas.
"Food estate ini nantinya akan berdampak kepada infrastruktur, diantaranya mulai dari Pelabuhan Batanjung maupun Bahaur, hingga Bandara Tjilik Riwut dan lainnya," tegasnya.
Baca juga: Pusat sediakan Rp6 triliun realisasikan 'food estate' di Kalteng
Baca juga: 'Food estate' di Pulpis-Kapuas sangatlah tepat, kata Menko Perekonomian RI
Baca juga: Menko Perekonomian dan Menteri ATR/BPN tinjau lahan di Kalteng
Dirinya meyakini, pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah akan terus meningkat dan membaik. Hanya saja ia menegaskan, dalam pelaksanaannya memerlukan sinergi semua pihak, mulai dari pemerintah serta masyarakat.
"Provinsi lain juga banyak yang menginginkan program ini. Kenapa Kalteng yang dituju, karena presiden percaya dengan Kalteng, jadi ini kesempatan kita dan sudah seharusnya menyambutnya dengan penuh semangat menyukseskannya," terangnya.
Untuk diketahui, terkait food estate tersebut, sejumlah menteri telah datang ke Kalteng, khususnya Pulang Pisau dan Kapuas guna meninjau secara langsung kondisi lahan yang akan dikembangkan.
Mulai dari Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basoeki Hadimoeljono, hingga terakhir pada Sabtu (27/6) kemarin yakni Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN Dr Sofyan Djalil, serta Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga.
Baca juga: Pemkab Pulang Pisau tambah 56.000 hektare lahan pengembangan 'Food Estate'
Baca juga: Jaringan irigasi Food Estate di Kalteng akan didesain ulang oleh Menteri PUPR
Baca juga: Pengembangan lahan di Pulpis-Kapuas tak hanya untuk pertanian
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Editor : Admin 4
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kartu Huma Betang Sejahtera, bantuan terintegrasi pacu perekonomian masyarakat
26 March 2026 14:33 WIB
Harmoni Disdagperin dan MES Kalteng saat Ramadhan bangun perekonomian daerah
27 February 2026 18:49 WIB
Pleno TPAKD Kalteng, Bupati Barut tekankan sinergi perluasan akses keuangan daerah
11 February 2026 16:59 WIB
Kadin: Sektor perkebunan dan pertambangan jadi kekuatan perekonomian Kotim
19 December 2025 6:24 WIB
Lamandau Festival 2025 gerakkan perekonomian, perputaran uang capai miliaran rupiah
18 November 2025 15:47 WIB
Terpopuler - Prov. Kalimantan Tengah
Lihat Juga
Kanwil Kemenkum-Kanwil KemenHAM Kalteng tegaskan disiplin-percepatan kinerja pasca libur
30 March 2026 16:17 WIB
Aduan Kartu Huma Betang Sejahtera, pelaporan diharap beserta data bukan hanya asumsi
29 March 2026 22:15 WIB
Mahasiswa jadi stafsus, Gubernur Kalteng beri ruang generasi muda kawal pembangunan
29 March 2026 21:36 WIB