Sampit (ANTARA) - Kader PDIP yang juga Bupati Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah H Supian Hadi lebih memilih fokus mempersiapkan diri memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia pada besok (17/8) hari, ketimbang memikirkan "fit and proper test" calon wakil gubernur yang dilaksanakan DPP PDIP.

"Dari 11 orang, saya salah satu mendapat undangan fit and proper test di DPP. Harusnya saya hari ini berangkat untuk mengikuti tes besok hari, tapi saya berpikir itu hanya untuk kepentingan saya pribadi. Saya lebih mementingkan rasa nasionalisme saya selaku warga negara Indonesia dan saya harus siap juga memilih di antara dua pilihan nasionalisme atau kepentingan pribadi," kata Supian Hadi usai mengukuhkan Paskibraka Kotawaringin Timur, Minggu.

Berdasarkan informasi beredar, ada 11 orang yang diundang oleh DPP PDIP untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan atau "fit and proper test" calon Wakil Gubernur Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan Senin (17/8) mulai pukul 16.00 WIB di kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Sebanyak 11 orang yang diundang tersebut yaitu Sigit K Yulianto, Willy Midel Yoseph, Asdy Narang, Leonard Samuel Ampung, H Supian Hadi, Rahmadi G Lentam, Kepas Rangkai, Sipet Hermanto Tundjan, H Ujang Iskandar, Gunawan Angkat dan Perdie M Yoseph.

Dari nama-nama tersebut, sebagian dari mereka bukan merupakan kader PDIP. Ada yang merupakan kader partai politik lain, bahkan ada yang berlatar belakang sebagai pegawai negeri sipil.

Uji kepatutan dan kelayakan ini merupakan upaya PDIP untuk memilih figur terbaik yang akan mereka usung sebagai calon wakil gubernur. Harapannya, mereka akan mampu mengoptimalkan upaya memenangi pemilu kepala daerah pada 9 Desember nanti bersama calon gubernur yang akan dipasangkan dengan mereka.

Baca juga: Latihan hanya tiga hari, Paskibraka Kotim diharapkan sukses

Saat ditanya tentang kehadirannya dalam "fit and proper test" tersebut, Supian Hadi mengaku dia memilih fokus pada peringatan HUT Kemerdekaan RI. Sebagai bupati, dia akan menjadi inspektur upacara saat peringatan detik-detik proklamasi.

Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap petinggi partainya, Supian Hadi mengatakan dalam hal ini dia harus memprioritaskan peringatan HUT Kemerdekaan RI demi nasionalisme, sekaligus masyarakat yang menghadiri acara tersebut.

"Saya memilih nasionalisme karena besok harus menjadi inspektur upacara peringatan detik-detik proklamasi. Urusan calon Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, saya serahkan kepada DPP PDIP dan saya serahkan kepada Tuhan Yang Maha, Kuasa Allah SWT. Saya lebih mementingkan nasionalisme daripada kepentingan pribadi," ujar Supian.

Supian akan memimpin upacara yang akan dilaksanakan di Stadion 29 November Sampit. Dia juga mengikuti dan memantau berbagai tahapan yang merupakan rangkaian acara tahunan tersebut.

Baca juga: Cegah munculnya kluster baru penularan COVID-19 saat perayaan HUT RI

Baca juga: Paskibraka Kotim jalani tes cepat, ini hasilnya

Baca juga: Keluhan pedagang jadi perhatian DPRD Kotim

Pewarta : Norjani
Uploader : Admin 2
Copyright © ANTARA 2024