Twitter uji coba fitur 'baca sebelum berbagi'
Sabtu, 3 Oktober 2020 19:23 WIB
Twitter. ANTARA/Shutterstock/pri.
Jakarta (ANTARA) - Dalam upaya memperlambat penyebaran informasi yang salah dan mendorong orang untuk membaca artikel sebelum mencuit, Twitter memperluas uji coba fitur "baca sebelum berbagi" ke pengguna iOS.
Sebelumnya, dikutip dari Phone Arena, Sabtu, Twitter telah terlebih dahulu menguji coba fitur tersebut untuk pengguna Android mulai bulan Juni.
Menyusul hasil yang "menggembirakan" dari pengujian sebelumnya, Twitter mengumumkan rencana untuk memperluas fitur tersebut ke beberapa pengguna iOS.
"Kami melihat hasil yang menjanjikan dari fitur ini, jadi kami memperluas pengujian ke iOS," cuit @TwitterSupport, Jumat (2/10).
Mereka yang akan menjadi bagian dari uji coba tersebut akan mendapat pertanyaan apakah mereka "ingin membukanya terlebih dahulu" yang akan muncul saat mencoba me-retweet atau mengutip tweet tanpa membuka tautan yang disertakan.
"Berbagi artikel dengan Retweet atau Quote Tweet? Jika Anda belum membaca artikelnya, kami akan bertanya apakah Anda ingin membukanya terlebih dahulu," cuit @TwitterSupport.
Menurut Twitter, fitur tersebut telah mendorong peningkatan nyata dalam jumlah orang yang membaca artikel. Khususnya, pengguna Android membuka 40 persen lebih banyak artikel saat melihat pertanyaan tersebut.
Demikian pula dengan jumlah orang yang membaca konten terkait sebelum me-retweet naik 33 persen selama uji coba.
Dalam beberapa kasus, seperti yang ditunjukkan oleh Twitter, orang memilih untuk tidak me-retweet atau mengutip setelah membaca artikel tersebut.
Perintah untuk membuka artikel tersebut akan muncul tanpa melihat penerbit/media, yang berarti Twitter tidak secara khusus menargetkan sumber informasi yang salah atau berita palsu, melainkan semua konten.
Penerjemah: Arindra Meodia
Sebelumnya, dikutip dari Phone Arena, Sabtu, Twitter telah terlebih dahulu menguji coba fitur tersebut untuk pengguna Android mulai bulan Juni.
Menyusul hasil yang "menggembirakan" dari pengujian sebelumnya, Twitter mengumumkan rencana untuk memperluas fitur tersebut ke beberapa pengguna iOS.
"Kami melihat hasil yang menjanjikan dari fitur ini, jadi kami memperluas pengujian ke iOS," cuit @TwitterSupport, Jumat (2/10).
Mereka yang akan menjadi bagian dari uji coba tersebut akan mendapat pertanyaan apakah mereka "ingin membukanya terlebih dahulu" yang akan muncul saat mencoba me-retweet atau mengutip tweet tanpa membuka tautan yang disertakan.
"Berbagi artikel dengan Retweet atau Quote Tweet? Jika Anda belum membaca artikelnya, kami akan bertanya apakah Anda ingin membukanya terlebih dahulu," cuit @TwitterSupport.
Menurut Twitter, fitur tersebut telah mendorong peningkatan nyata dalam jumlah orang yang membaca artikel. Khususnya, pengguna Android membuka 40 persen lebih banyak artikel saat melihat pertanyaan tersebut.
Demikian pula dengan jumlah orang yang membaca konten terkait sebelum me-retweet naik 33 persen selama uji coba.
Dalam beberapa kasus, seperti yang ditunjukkan oleh Twitter, orang memilih untuk tidak me-retweet atau mengutip setelah membaca artikel tersebut.
Perintah untuk membuka artikel tersebut akan muncul tanpa melihat penerbit/media, yang berarti Twitter tidak secara khusus menargetkan sumber informasi yang salah atau berita palsu, melainkan semua konten.
Penerjemah: Arindra Meodia
Pewarta : -
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkominfo tegaskan media sosial X wajib ikuti aturan terkait konten asusila
07 June 2024 9:18 WIB, 2024
Mantan pegawai Twitter kembangkan platform perangkum berita berbasis AI
27 February 2024 19:39 WIB, 2024
Media sosial X perluas fitur panggilan audio dan video ke semua pengguna
25 February 2024 14:54 WIB, 2024
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Kemkomdigi umumkan tiga operator seluler ikuti lelang frekuensi 700 MHz dan 26 GHz
06 May 2026 18:13 WIB