Tips merawat mobil listrik
Sabtu, 7 November 2020 16:11 WIB
Baterai wireless untuk mobil listrik yang tengah dikembangkan oleh General Motors. (ANTARA/GM)
Jakarta (ANTARA) - Salah satu keunggulan yang sering digaungkan para produsen kendaraan listrik (EV), adalah karena mobil elektrik tidak membutuhkan perawatan sebanyak mobil bertenaga bahan bakar.
General Manager Service PT Hyundai Motors Indonesia, Putra Samiaji, mengatakan bahwa kendaraan listrik memang masih memerlukan perawatan berkala, namun tak sesering mobil dengan bensin.
"Untuk EV tentu masih butuh servis berkala. Namun uniknya, karena komponen yang berputar sedikit di EV, jadi perputaran berkalanya efisien dan murah," kata Putra melalui diskusi daring, Rabu (6/11).
Ia menyarankan, perawatan atau servis untuk mobil listrik biasanya dilakukan dengan interval setelah mobil mencapai 15 ribu km atau sudah digunakan selama satu tahun.
"Interval perawatan biasanya setelah mencapai 15 ribu km atau sudah dipakai setahun, dan cuma sekali (servis). Yang rutin diganti hanya AC filter saja, terkait sirkulasi udara kabin," jelas Putra.
"Lalu biasanya fluida seperti baterai cooler (pendingin baterai) diganti tiap (sudah mencapai) 60 ribu km, serta jangan lupa untuk mengecek rem dan olinya," imbuhnya.
Bicara tentang oli, Putra mengatakan bahwa mobil listrik seperti Hyundai IONIQ dan Kona Electric tidak memiliki mesin yang terus berputar, namun keberadaan oli memang harus diperhatikan dan diganti berkala untuk penggunaan lama.
"Memang kendaraan ini tidak ada engine running, tapi dia punya motor penggerak roda yang butuh pelumas. Tidak butuh banyak, hanya sekira 1 liter, dan tidak perlu pergantian berkala karena bertahan untuk penggunaan yang cukup lama," ujar dia.
Putra juga mengatakan bahwa layanan purna jual Hyundai di Indonesia siap melayani pengendara untuk merawat mobil listriknya.
"Semua diler di Indonesia sudah disiapkan untuk bisa lakukan perawatan dan perbaikan kendaraan-kendaraan elektrik. Sudah disiapkan, berkapabilitas mumpuni, dan sudah siapkan alat, spareparts, di semua diler agar bisa layani pelanggan," jelas Putra.
"Diler juga ready dengan charger. Jadi, ketika customer butuh untuk charge mobilnya, bisa cukup datang ke diler buat charge," pungkasnya.
General Manager Service PT Hyundai Motors Indonesia, Putra Samiaji, mengatakan bahwa kendaraan listrik memang masih memerlukan perawatan berkala, namun tak sesering mobil dengan bensin.
"Untuk EV tentu masih butuh servis berkala. Namun uniknya, karena komponen yang berputar sedikit di EV, jadi perputaran berkalanya efisien dan murah," kata Putra melalui diskusi daring, Rabu (6/11).
Ia menyarankan, perawatan atau servis untuk mobil listrik biasanya dilakukan dengan interval setelah mobil mencapai 15 ribu km atau sudah digunakan selama satu tahun.
"Interval perawatan biasanya setelah mencapai 15 ribu km atau sudah dipakai setahun, dan cuma sekali (servis). Yang rutin diganti hanya AC filter saja, terkait sirkulasi udara kabin," jelas Putra.
"Lalu biasanya fluida seperti baterai cooler (pendingin baterai) diganti tiap (sudah mencapai) 60 ribu km, serta jangan lupa untuk mengecek rem dan olinya," imbuhnya.
Bicara tentang oli, Putra mengatakan bahwa mobil listrik seperti Hyundai IONIQ dan Kona Electric tidak memiliki mesin yang terus berputar, namun keberadaan oli memang harus diperhatikan dan diganti berkala untuk penggunaan lama.
"Memang kendaraan ini tidak ada engine running, tapi dia punya motor penggerak roda yang butuh pelumas. Tidak butuh banyak, hanya sekira 1 liter, dan tidak perlu pergantian berkala karena bertahan untuk penggunaan yang cukup lama," ujar dia.
Putra juga mengatakan bahwa layanan purna jual Hyundai di Indonesia siap melayani pengendara untuk merawat mobil listriknya.
"Semua diler di Indonesia sudah disiapkan untuk bisa lakukan perawatan dan perbaikan kendaraan-kendaraan elektrik. Sudah disiapkan, berkapabilitas mumpuni, dan sudah siapkan alat, spareparts, di semua diler agar bisa layani pelanggan," jelas Putra.
"Diler juga ready dengan charger. Jadi, ketika customer butuh untuk charge mobilnya, bisa cukup datang ke diler buat charge," pungkasnya.
Pewarta : A087
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Legislator Kapuas dorong kesadaran kolektif masyarakat merawat pembangunan
14 December 2025 6:22 WIB
Bagi pemula yang ingin merawat diri, dokter bagikan kiat memilih klinik kecantikan
14 November 2025 9:37 WIB
Cara awet muda ala Siti Nurhaliza: positif, rajin olahraga, dan rutin merawat diri
01 October 2025 12:56 WIB
DPRD Palangka Raya dorong kesadaran kolektif warga dalam merawat drainase kota
16 June 2025 9:14 WIB
Sambut sukacita Natal, Wagub Kalteng ajak masyarakat merawat harmoni dan toleransi
29 December 2024 9:34 WIB, 2024
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Kemkomdigi umumkan tiga operator seluler ikuti lelang frekuensi 700 MHz dan 26 GHz
06 May 2026 18:13 WIB