UMPR salurkan bantuan kepada korban banjir di Kalsel
Rabu, 20 Januari 2021 16:40 WIB
Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Dr Nurcahyono (dua kiri) dan Kepala LPPKK UMPR Lilik Kholisotin menyerahkan bantuan melalui Lazizmu Kalteng di Palangka Raya, Selasa (20/1/2021). (ANTARA/UMPR)
Palangka Raya (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan.
Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Dr Nurcahyono di Palangka Raya, Rabu mengatakan bantuan tersebut disalurkan melalui Badan Amil Zakat Lazis Muhammadiyah (Lazis MU).
"Bantuan yang dikirimkan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak banjir. Ini juga sebagai bentuk kepedulian UMPR terhadap para korban bencana di Kalimantan Selatan," kata Nurcahyono.
Dia mengungkapkan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan Selasa lalu oleh Wakil Rektor (WR) III UMPR Dr Norcahyono dan Kepala LPPKK UMPR Lilik Kholisotin di sekretariat Lazismu Kalteng.
Baca juga: Hotel di Banjarmasin dipenuhi warga ngungsi kebanjiran
Kepala LPPKK UMPR Lilik Kholisotin mengungkapkan bantuan yang diserahkan tersebut berasal dari sivitas universitas swasta terbesar di Provinsi Kalimantan Tengah.
"Semoga musibah banjir di Kalsel segera usai dan sedikit bantuan yang kami serahkan ini semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita di sana," kata Lilik.
Bantuan yang diserahkan itu sendiri berupa pakaian seperti baju dan celana. Selain itu juga berupa uang tunai yang dapat digunakan para korban mendukung keberlangsungan hidup di tengah bencana.
Baca juga: Bantuan presiden untuk korban banjir Kalsel disalurkan lewat jalur udara
Sementara itu, saat ini berbagai kalangan masyarakat di Kota Palangka Raya terus menggalang bantuan bagi korban banjir di Kalimantan Selatan. Ada yang menggalang bantuan di kawasan lampu merah, mendirikan posko, atau melalui badan amil zakat.
Tak hanya dari kalangan mahasiswa mereka terus menggalang bantuan itu juga ada dari kalangan organisasi masyarakat, kelompok pengurus masjid dan ojek daring maupun masyarakat perseorangan.
Bencana di Provinsi Kalimantan Selatan yang juga bertetangga dengan Provinsi Kalimantan Tengah menjadi perhatian tersendiri bari warga di Kota Palangka Raya.
Kondisi ini karena sebagian masyarakat di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini berasal dari Kalimantan Selatan. Selain itu sebagian besar kebutuhan masyarakat di Kota Palangka Raya juga didatangkan dari Kalsel.
Baca juga: Alat berat Dinas PUPR Barito Utara buka akses jalan di Hantakan
Baca juga: Kehadiran Jokowi tumbuhkan semangat warga di tengah banjir
Baca juga: Forgawara Kota Palangka Raya salurkan bantuan kepada korban banjir Kalsel
Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Dr Nurcahyono di Palangka Raya, Rabu mengatakan bantuan tersebut disalurkan melalui Badan Amil Zakat Lazis Muhammadiyah (Lazis MU).
"Bantuan yang dikirimkan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak banjir. Ini juga sebagai bentuk kepedulian UMPR terhadap para korban bencana di Kalimantan Selatan," kata Nurcahyono.
Dia mengungkapkan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan Selasa lalu oleh Wakil Rektor (WR) III UMPR Dr Norcahyono dan Kepala LPPKK UMPR Lilik Kholisotin di sekretariat Lazismu Kalteng.
Baca juga: Hotel di Banjarmasin dipenuhi warga ngungsi kebanjiran
Kepala LPPKK UMPR Lilik Kholisotin mengungkapkan bantuan yang diserahkan tersebut berasal dari sivitas universitas swasta terbesar di Provinsi Kalimantan Tengah.
"Semoga musibah banjir di Kalsel segera usai dan sedikit bantuan yang kami serahkan ini semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita di sana," kata Lilik.
Bantuan yang diserahkan itu sendiri berupa pakaian seperti baju dan celana. Selain itu juga berupa uang tunai yang dapat digunakan para korban mendukung keberlangsungan hidup di tengah bencana.
Baca juga: Bantuan presiden untuk korban banjir Kalsel disalurkan lewat jalur udara
Sementara itu, saat ini berbagai kalangan masyarakat di Kota Palangka Raya terus menggalang bantuan bagi korban banjir di Kalimantan Selatan. Ada yang menggalang bantuan di kawasan lampu merah, mendirikan posko, atau melalui badan amil zakat.
Tak hanya dari kalangan mahasiswa mereka terus menggalang bantuan itu juga ada dari kalangan organisasi masyarakat, kelompok pengurus masjid dan ojek daring maupun masyarakat perseorangan.
Bencana di Provinsi Kalimantan Selatan yang juga bertetangga dengan Provinsi Kalimantan Tengah menjadi perhatian tersendiri bari warga di Kota Palangka Raya.
Kondisi ini karena sebagian masyarakat di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini berasal dari Kalimantan Selatan. Selain itu sebagian besar kebutuhan masyarakat di Kota Palangka Raya juga didatangkan dari Kalsel.
Baca juga: Alat berat Dinas PUPR Barito Utara buka akses jalan di Hantakan
Baca juga: Kehadiran Jokowi tumbuhkan semangat warga di tengah banjir
Baca juga: Forgawara Kota Palangka Raya salurkan bantuan kepada korban banjir Kalsel
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
FK-FKG UMPR gelar kuliah umum bioetika dan profesionalisme dokter Muhammadiyah
11 March 2026 4:23 WIB
IMM Kalteng dukung penuh pembangunan Universitas Muhammadiyah di Pangkalan Bun
06 March 2026 17:14 WIB
Gubernur Kalteng luncurkan program D1 Vokasi Akademi Muhammadiyah Palangkaraya
06 March 2026 11:28 WIB
Pemkab Kobar siap fasilitasi pembangunan Universitas Muhammadiyah di Pangkalan Bun
05 March 2026 10:15 WIB
UMPR-SMP Muhammadiyah 1 Palangka Raya kolaborasi terapkan pembelajaran internasional
03 February 2026 16:01 WIB
UMPR dan UM Sampit kolaborasi praktikum sains dasar di laboratorium Fapertahut
30 January 2026 14:55 WIB
Halal Center UMPR perkuat sistem jaminan halal lewat audit di RSI PKU Muhammadiyah
27 January 2026 16:02 WIB
SMP Muhammadiyah 1 Palangka Raya siapkan kelas sains, tahfiz dan bilingual
22 December 2025 22:25 WIB
Terpopuler - Kota Palangkaraya
Lihat Juga
Ketua DPRD Palangka Raya dorong keseimbangan usulan Musrenbang dan Pokir Dewan
13 March 2026 13:27 WIB