Masyarakat diminta waspadai penyebaran DBD saat pandemi
Selasa, 16 Maret 2021 9:03 WIB
Ilustrasi - Kasus DBD dan Corona. (ANTARA/Ho)
Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah meminta warga mewaspadai penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di tengah pandemi COVID-19.
"Sudah setahun lebih kita dilanda pandemi COVID-19. Namun kita juga tidak boleh abai dengan penyakit lain yang mengancam seperti DBD. Semua harus kita waspadai dan antisipasi bersama," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Palangka Raya Irma Afsesta, Senin.
Untuk itu, dia mengajak masyarakat di kota setempat turut aktif melakukan pencegahan penyebaran DBD dengan menerapkan program 3M Plus (mengubur barang bekas, menutup bak penampungan air, menguras penampungan air secara berkala serta menaburkan bubuk abate.
Untuk itu sebagai langkah antisipasi, pihaknya juga telah menginstruksikan puskesmas maupun puskesmas pembantu di kota setempat menggencarkan upaya promotif dan preventif.
"Puskesmas dan puskesmas pembantu yang ada untuk selalu mensosialisasikan kepada masyarakat terkait program pemberantasan sarang nyamuk dan dampak buruk penyebaran penyakit DBD," kata Irma.
Menurut dia, langkah pencegahan merupakan upaya paling ampuh dan murah dalam memberantas penyebaran penyakit yang disebabkan dan disebarkan gigitan nyamuk dengue itu.
"Mencegah merupakan langkah yang paling tepat dalam setiap hal. Termasuk dalam hal penyebaran DBD. Untuk bubuk abate, masyarakat bisa memperolehnya di Puskesmas secara gratis," katanya.
Dia pun meminta jika ada masyarakat yang merasakan gejala penyebaran demam berdarah dengue untuk segera melapor kepada petugas kesehatan terdekat agar dapat segera dilakukan tindakan dan pertolongan lebih lanjut.
Selain mencegah ancaman DBD, dia juga mengajak warga di "Kota Cantik" terus mewaspadai penyebaran COVID-19 yang kian mengancam kesehatan.
"Masyarakat juga harus secara ketat menerapkan protokol kesehatan COVID-19 agar penyebaran virus yang sudah setahun lebih melanda ini dapat segera dikendalikan," katanya.
"Sudah setahun lebih kita dilanda pandemi COVID-19. Namun kita juga tidak boleh abai dengan penyakit lain yang mengancam seperti DBD. Semua harus kita waspadai dan antisipasi bersama," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota Palangka Raya Irma Afsesta, Senin.
Untuk itu, dia mengajak masyarakat di kota setempat turut aktif melakukan pencegahan penyebaran DBD dengan menerapkan program 3M Plus (mengubur barang bekas, menutup bak penampungan air, menguras penampungan air secara berkala serta menaburkan bubuk abate.
Untuk itu sebagai langkah antisipasi, pihaknya juga telah menginstruksikan puskesmas maupun puskesmas pembantu di kota setempat menggencarkan upaya promotif dan preventif.
"Puskesmas dan puskesmas pembantu yang ada untuk selalu mensosialisasikan kepada masyarakat terkait program pemberantasan sarang nyamuk dan dampak buruk penyebaran penyakit DBD," kata Irma.
Menurut dia, langkah pencegahan merupakan upaya paling ampuh dan murah dalam memberantas penyebaran penyakit yang disebabkan dan disebarkan gigitan nyamuk dengue itu.
"Mencegah merupakan langkah yang paling tepat dalam setiap hal. Termasuk dalam hal penyebaran DBD. Untuk bubuk abate, masyarakat bisa memperolehnya di Puskesmas secara gratis," katanya.
Dia pun meminta jika ada masyarakat yang merasakan gejala penyebaran demam berdarah dengue untuk segera melapor kepada petugas kesehatan terdekat agar dapat segera dilakukan tindakan dan pertolongan lebih lanjut.
Selain mencegah ancaman DBD, dia juga mengajak warga di "Kota Cantik" terus mewaspadai penyebaran COVID-19 yang kian mengancam kesehatan.
"Masyarakat juga harus secara ketat menerapkan protokol kesehatan COVID-19 agar penyebaran virus yang sudah setahun lebih melanda ini dapat segera dikendalikan," katanya.
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Fakultas Teknik UMPR laksanakan pengajian siapkan sivitas sambut Ramadhan
14 February 2026 21:28 WIB
UMPR siapkan Kampus Kedokteran dan Kedokteran Gigi Bertaraf Nasional di Pangkalan Bun
14 February 2026 11:44 WIB
Terpopuler - Kota Palangkaraya
Lihat Juga
DPRD minta Pemkot Palangka Raya gencarkan sosialisasi aturan usaha selama Ramadhan
12 February 2026 12:21 WIB
Panti Asuhan Barokah Palangka Raya terus tingkatkan kesejahteraan dan pendidikan anak asuh
11 February 2026 23:28 WIB