Enam bus disiapkan angkut pemudik positif COVID-19
Selasa, 18 Mei 2021 14:54 WIB
Terminal Kalideres di Jakarta Barat dipadati calon pemudik menyusul larangan mudik sudah berakhir, Selasa (18/5/2021). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)
Jakarta (ANTARA) - Terminal Kalideres di Jakarta Barat menyiapkan enam bus untuk mengangkut pemudik positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap antigen.
"Bus dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang beroperasi 24 jam termasuk tenaga medis," kata Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain di Jakarta Barat, Selasa.
Menurut dia, bus berwarna oranye itu merupakan bus sekolah yang diperbantukan mengangkut pemudik positif COVID-19 untuk dievakuasi ke Puskesmas terdekat untuk dites usap berbasis "polymerase chain reaction" (PCR) yang lebih akurat.
Apabila berdasarkan hasil tes PCR pemudik tersebut tetap positif maka akan dibawa ke RS Darurat Wisma Atlet untuk dikarantina.
Sementara itu, selama arus balik Lebaran, lanjut dia, baru ada dua pemudik yang positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap antigen pada Minggu (16/5).
Sedangkan pada Senin (17/5) sebanyak 132 pemudik yang tiba dites usap antigen dan seluruhnya negatif.
Di terminal tersebut disiapkan dua posko untuk layanan tes usap antigen dan tes GeNose dengan didukung tenaga medis dari Dinas Kesehatan DKI, Sudin Kesehatan Jakarta Barat dan dibantu petugas Puskesmas di Jakarta Barat serta Dinas Perhubungan.
Hingga Selasa siang ini Terminal Kalideres mayoritas dipadati ratusan calon penumpang yang hendak mudik ke kampung halaman, dibandingkan kedatangan penumpang pada arus balik.
Sebagian besar tujuan para pemudik menuju kota-kota di Sumatera di antaranya Padang dan Lampung.
Melonjaknya jumlah penumpang hendak mudik itu karena larangan mudik sudah berakhir pada Senin (17/5).
"Bus dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang beroperasi 24 jam termasuk tenaga medis," kata Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain di Jakarta Barat, Selasa.
Menurut dia, bus berwarna oranye itu merupakan bus sekolah yang diperbantukan mengangkut pemudik positif COVID-19 untuk dievakuasi ke Puskesmas terdekat untuk dites usap berbasis "polymerase chain reaction" (PCR) yang lebih akurat.
Apabila berdasarkan hasil tes PCR pemudik tersebut tetap positif maka akan dibawa ke RS Darurat Wisma Atlet untuk dikarantina.
Sementara itu, selama arus balik Lebaran, lanjut dia, baru ada dua pemudik yang positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap antigen pada Minggu (16/5).
Sedangkan pada Senin (17/5) sebanyak 132 pemudik yang tiba dites usap antigen dan seluruhnya negatif.
Di terminal tersebut disiapkan dua posko untuk layanan tes usap antigen dan tes GeNose dengan didukung tenaga medis dari Dinas Kesehatan DKI, Sudin Kesehatan Jakarta Barat dan dibantu petugas Puskesmas di Jakarta Barat serta Dinas Perhubungan.
Hingga Selasa siang ini Terminal Kalideres mayoritas dipadati ratusan calon penumpang yang hendak mudik ke kampung halaman, dibandingkan kedatangan penumpang pada arus balik.
Sebagian besar tujuan para pemudik menuju kota-kota di Sumatera di antaranya Padang dan Lampung.
Melonjaknya jumlah penumpang hendak mudik itu karena larangan mudik sudah berakhir pada Senin (17/5).
Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sampaikan LKPJ 2025, bupati sebut kinerja Pemkab Gumas tunjukkan tren positif
17 March 2026 13:27 WIB
Seorang motoris longboat di Kotim dilarang beroperasi karena terindikasi positif narkoba
17 March 2026 6:25 WIB
Bupati Shalahuddin ajak masyarakat jadikan masjid dan mushala pusat energi positif
23 February 2026 22:42 WIB
Sambut Ramadhan, Diskominfo Kotim ajak masyarakat perbanyak konten positif
17 February 2026 18:40 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB