Kuala Kurun (ANTARA) - Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah Jaya S Monong mengajak seluruh pihak, termasuk organisasi wanita maupun organisasi masyarakat, untuk tetap berkarya walau di tengah pandemi COVID-19.

“Kita tetap bisa berkarya, melaksanakan berbagai kegiatan khususnya yang menyentuh langsung ke masyarakat, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya saat membuka bakti sosial pemeriksaan dan pengobatan gratis penyakit jantung, neurologi dan mata, di Kuala Kurun, Senin.

Bakti sosial dalam rangka peringatan Hari Kartini ini dilaksanakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Gumas.

Jaya berharap ke depan GOW Gumas bisa bekerja sama juga dengan organisasi wanita lainnya, melaksanakan program kerja yang dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kegiatan yang dapat menumbuhkan usaha mikro kecil.

Baca juga: Legislator Gumas apresiasi partisipasi perempuan dalam pembangunan meningkat

Menurut dia, hal itu akan membantu meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat, khususnya di tengah situasi pandemi COVID-19 saat ini, di mana perekonomian masyarakat ikut terdampak.

Lebih lanjut, orang nomor satu di kabupaten bermoto Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini mengapresiasi bakti sosial berupa pemeriksaan dan pengobatan gratis untuk pasien penyakit jantung, neurologi dan mata.

Sebab, sambung dia, di Kuala Kurun saat ini tidak ada dokter spesialis jantung, spesialis neurologi dan spesialis mata, sehingga kegiatan bakti sosial ini sangat membantu bagi masyarakat yang mengalami gejala ketiga penyakit tersebut untuk mendapatkan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan dari dokter spesialisnya langsung.

Wakil Bupati Gumas yang juga Ketua GOW Gumas Efrensia L.P Umbing menjelaskan, kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang mempunyai gejala penyakit jantung, neurologi dan mata untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan langsung dari dokter spesialisnya.

“Tujuan lainnya adalah untuk menyampaikan sosialisasi pencegahan COVID-19 dan edukasi kesehatan lainnya,” papar perempuan pertama yang menjadi Wakil Bupati Gumas ini.

Kegiatan bakti sosial pemeriksaan dan pengobatan gratis ini dilayani oleh tenaga dokter spesialis dan apoteker dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangka Raya.

Sasaran kegiatan bakti sosial adalah masyarakat yang mempunyai penyakit atau gejala penyakit jantung, neurologi dan mata, dengan target calon pasien masing-masing untuk kategori penyakit adalah 36 orang, sehingga total target calon pasien berjumlah 108 orang.

Baca juga: Disdukcapil Gunung Mas belajar mekanisme pelayanan Zona Integritas di Kapuas

Baca juga: Kemenhan apresiasi Teras clearkan polemik lahan warga Gumas di food estate

Baca juga: Kesbangpol Gumas paparkan pentingnya kerukunan umat beragama

Pewarta : Chandra
Uploader : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2024