Pemkab canangkan dua desa di Kobar percontohan Kampung Reforma Agraria
Rabu, 23 Juni 2021 21:23 WIB
Bupati Kotawaringin Barat Nudhidayah menandatangani pencanganan dua desa sebagai proyek percontohan Kampung Reforma Agraria di Pangkalan Bun, Selasa (22/6/2021). ANTARA/HO-Pemkab Kobar
Pangkalan Bun, Kobar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, melalui Harian Gugus Tugas Reformasi Agraria Kotawaringin Barat mencanangkan Desa Sabuai Kecamatan Kumai, dan Desa Marga Mulya Kecamatan Pangkalan Banteng, sebagai proyek percontohan Kampung Reforma Agraria.
Dipilihnya dua desa itu sebagai proyek percontohan karena cukup potensial dalam pengelolaan Agraria," kata Ketua Harian Gugus Tugas Reformasi Agraria Kotawaringin Barat Jailani Abdul Karim di Pangkalan Bun, Rabu.
"Apabila kedua desa itu berhasil menjadi Kampung Reforma Agraria, maka akan menjadi contoh bagi desa-desa yang ada di kabupaten ini," tambahnya.
Dikatakan, proyek percontohan ini memberikan manfaat yang besar bagi desa maupun masyarakat. Sebab, secara tidak langsung program ini membantu warga mendapatkan akses permodalan untuk menggali potensi yang ada di desanya masing-masing.
Jailani mengatakan tanah-tanah yang ada di desa dan merupakan milik masyarakat, bisa segera dibuatkan sertifikat hak milik. Apabila sudah ada sertifikat hak milik atas tanah, tentunya bisa menjadi jaminan dalam mendapatkan permodalan dari bank ataupun pihak lainnya.
"Itu yang ingin kita capai dengan adanya proyek percontohan Kampung Reforma Agraria ini. Jadi, kedua desa itu bisa sebagai bentuk model atau contoh bagi desa lain di masa mendatang," tukas dia.
Baca juga: Pemkab Kobar perpanjang Status Siaga Darurat Karhutla
Sementara itu, Bupati Kotawaringin Barat Nudhidayah berharap program percontohan Kampung Reforma Agraria dapat memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas. Selain memberikan kepastian legalitas aset, program ini juga memberikan rasa aman untuk mengantisipasi permasalahan konflik agraria.
"Mudah-mudahan dengan dua desa percontohan ini bisa memberikan efek domino juga kepada desa-desa yang belum terselesaikan kasus kawasannya," kata Nurhidayah.
Baca juga: Pemkab Kobar salurkan bantuan belasan mesin kapal ke nelayan
Baca juga: Bupati ajak perusahaan di Kobar lakukan vaksinasi COVID-19 ke karyawan
Dipilihnya dua desa itu sebagai proyek percontohan karena cukup potensial dalam pengelolaan Agraria," kata Ketua Harian Gugus Tugas Reformasi Agraria Kotawaringin Barat Jailani Abdul Karim di Pangkalan Bun, Rabu.
"Apabila kedua desa itu berhasil menjadi Kampung Reforma Agraria, maka akan menjadi contoh bagi desa-desa yang ada di kabupaten ini," tambahnya.
Dikatakan, proyek percontohan ini memberikan manfaat yang besar bagi desa maupun masyarakat. Sebab, secara tidak langsung program ini membantu warga mendapatkan akses permodalan untuk menggali potensi yang ada di desanya masing-masing.
Jailani mengatakan tanah-tanah yang ada di desa dan merupakan milik masyarakat, bisa segera dibuatkan sertifikat hak milik. Apabila sudah ada sertifikat hak milik atas tanah, tentunya bisa menjadi jaminan dalam mendapatkan permodalan dari bank ataupun pihak lainnya.
"Itu yang ingin kita capai dengan adanya proyek percontohan Kampung Reforma Agraria ini. Jadi, kedua desa itu bisa sebagai bentuk model atau contoh bagi desa lain di masa mendatang," tukas dia.
Baca juga: Pemkab Kobar perpanjang Status Siaga Darurat Karhutla
Sementara itu, Bupati Kotawaringin Barat Nudhidayah berharap program percontohan Kampung Reforma Agraria dapat memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas. Selain memberikan kepastian legalitas aset, program ini juga memberikan rasa aman untuk mengantisipasi permasalahan konflik agraria.
"Mudah-mudahan dengan dua desa percontohan ini bisa memberikan efek domino juga kepada desa-desa yang belum terselesaikan kasus kawasannya," kata Nurhidayah.
Baca juga: Pemkab Kobar salurkan bantuan belasan mesin kapal ke nelayan
Baca juga: Bupati ajak perusahaan di Kobar lakukan vaksinasi COVID-19 ke karyawan
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung/Rls
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Fantastis! Rp214 miliar disita dalam kasus korupsi lahan transmigrasi Kaltim
26 March 2026 22:13 WIB
Terpopuler - Kotawaringin Barat
Lihat Juga
Wabup Kotawaringin Barat: Inovasi daerah instrumen penting dalam pembangunan
03 April 2026 15:41 WIB
Moment arus balik, penumpang Bandara Iskandar Pangkalan Bun mencapai 15.749 orang
30 March 2026 17:10 WIB
Pasca libur Lebaran, Bupati Kotawaringin Barat minta ASN maksimalkan pelayanan
26 March 2026 14:21 WIB
Puncak arus mudik di Bandara Iskandar Pangkalan Bun terbangkan 2.600 penumpang
18 March 2026 19:09 WIB
Harga bahan pangan di Pasar Indrasari Pangkalan Bun berfluktuasi jelang Lebaran
17 March 2026 14:46 WIB