Palangka Raya (ANTARA) - Manager Pembangkit Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Proyek (UPP) Kitring Kalimantan Bagian Barat 3 (Kalbagbar 3) Palangkaraya Osta Melanno menyatakan, ada sebanyak 107 bidang tanah yang siap dilalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) dari Kasongan hingga Kuala Kurun, Provinsi Kalimantan Tengah.

"Dari 129 bidang tanah di Kelurahan Kuala Kurun dan Desa Batu Nyapau itu, para pemilik tanah dengan jumlah 107 bidang sudah setuju dengan nilai kompensasi yang disampaikan oleh tim Kantor Jasa Penilai publik (KJPP)," kata Osta melalui pernyataan yang diterima di Palangka Raya, Kamis.

Dia menambahkan bahwa pihaknya juga telah melakukan sosialisasi dua kelurahan tersebut sehingga harapannya proyek yang melintasi dapat berjalan sesuai harapan berkat dukungan masyarakat setempat.

Osta mengatakan proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kV Kasongan-Kuala Kurun section tiga dan empat memasuki tahap konstruksi.

Transmisi sepanjang 89 kilo meter sirkit (kms) ini rencananya akan melintasi enam desa/kelurahan dan tiga kecamatan yang terletak di Kabupaten Gunung Mas.

"Saat ini seluruh tanah tapak tower telah berhasil kami bebaskan. Selanjutnya kami akan melakukan kompensasi jalur transmisi di bawah kabel atau 'right of way' untuk tanah, tanam tumbuh, dan bangunan yang dilintasi oleh jalur transmisi," katanya.

Osta menambahkan, berdasarkan Permen ESDM No.27 Tahun 2018 seluruh nilai kompensasi tanah, tanam tumbuh, dan bangunan akan ditetapkan oleh KJPP.

Baca juga: Pemerintah operasikan Tol Listrik Flores sepanjang 864 km

Tim itu sendiri bergerak secara independen dan profesional dengan mempertimbangkan berbagai aspek, baik harga pasar maupun pertimbangan ekonomi lainnya. Sehingga dipastikan pastikan kompensasi yang diterima masyarakat akan sangat layak.

Dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Kelurahan Kuala Kurun, Holten (57) salah satu warga menyebutkan bahwa pihaknya telah sepakat dengan nilai yang disampaikan oleh tim KJPP.

"Kegiatan sosialisasi yang diadakan oleh PLN sangat informatif bagi kami terutama terkait tujuan dan manfaat pembangunan. Selain itu nilai kompensasi yang disampaikan juga sangat baik dengan mempertimbangkan lahan dan tanam tumbuh yang ada di lokasi tanah kami," kata Holten.

Dia pun berharap pembangunan yang dilakukan PLN ini berjalan lancar dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat terutama dalam upaya mendorong perekonomian warga.

Baca juga: Diskon listrik diberikan secara otomatis tanpa harus akses website PLN

Pewarta : Rendhik Andika
Uploader : Admin 3
Copyright © ANTARA 2024