Satu anggota Polri alami luka tusuk saat menangkap pelaku penembak Pospol di Aceh Barat
Selasa, 23 November 2021 17:30 WIB
Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda SIK saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di mapolres setempat di Meulaboh, Selasa (23/11/2021) siang. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)
Meulaboh (ANTARA) - Seorang anggota Polres Aceh Barat berinisial ST dilaporkan mengalami luka tusuk saat berupaya melakukan penangkapan terhadap kelompok penembak Pos Polisi Panton Reue, Aceh Barat, di kawasan Desa Timpleung, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya.
“Sampai saat ini anggota kami yang terluka ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” kata Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda SIK kepada wartawan di Meulaboh, Selasa.
Penggerebekan tersebut dilakukan tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh, Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat, dan Densus 88 Satgaswil Aceh.
Kapolres menjelaskan anggota polisi berinisial ST mengalami luka tusuk di bagian rusuk kiri, setelah petugas berupaya melakukan penangkapan terhadap sejumlah pelaku terduga penyerang Pos Polisi Panton Reue, Aceh Barat, beberapa waktu lalu.
Hingga kini, kata kapolres, kondisi anggotanya yang terluka tersebut masih terus mendapatkan perawatan medis, dan ia berharap agar segera diberikan kesembuhan.
Di sisi lain, Kapolres Andrianto Argamuda juga menjelaskan dalam penangkapan yang dilakukan petugas, seorang terduga pelaku penyerangan pos polisi berinisial AH (56 tahun), meninggal dunia setelah tertembak karena melawan petugas dan mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap.
Menurut kapolres, terduga pelaku AH diduga berusaha melarikan diri dengan melompat tembok kamar mandi setinggi dua meter.
Namun, saat disergap, terduga pelaku kemudian melawan petugas, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tindakan tegas dan terukur.
Selain melumpuhkan seorang pelaku, dalam penangkapan ini polisi turut menangkap empat orang terduga pelaku lainnya dan saat ini masih ditahan di Mapolres Aceh Barat, untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Sampai saat ini anggota kami yang terluka ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” kata Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda SIK kepada wartawan di Meulaboh, Selasa.
Penggerebekan tersebut dilakukan tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh, Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Barat, dan Densus 88 Satgaswil Aceh.
Kapolres menjelaskan anggota polisi berinisial ST mengalami luka tusuk di bagian rusuk kiri, setelah petugas berupaya melakukan penangkapan terhadap sejumlah pelaku terduga penyerang Pos Polisi Panton Reue, Aceh Barat, beberapa waktu lalu.
Hingga kini, kata kapolres, kondisi anggotanya yang terluka tersebut masih terus mendapatkan perawatan medis, dan ia berharap agar segera diberikan kesembuhan.
Di sisi lain, Kapolres Andrianto Argamuda juga menjelaskan dalam penangkapan yang dilakukan petugas, seorang terduga pelaku penyerangan pos polisi berinisial AH (56 tahun), meninggal dunia setelah tertembak karena melawan petugas dan mencoba melarikan diri saat hendak ditangkap.
Menurut kapolres, terduga pelaku AH diduga berusaha melarikan diri dengan melompat tembok kamar mandi setinggi dua meter.
Namun, saat disergap, terduga pelaku kemudian melawan petugas, sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tindakan tegas dan terukur.
Selain melumpuhkan seorang pelaku, dalam penangkapan ini polisi turut menangkap empat orang terduga pelaku lainnya dan saat ini masih ditahan di Mapolres Aceh Barat, untuk penyelidikan lebih lanjut.
Pewarta : Teuku Dedi Iskandar
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Kalteng gelar tes psikologi Bintara Polri 2026 ukur kesiapan mental dan kognitif
28 April 2026 13:25 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB