Jakarta (ANTARA) - Pengembang dan produsen game Square Enix memutuskan untuk menangguhkan penjualan game "Final Fantasy XIV" karena dinilai terlalu populer.

Sejak Early Access dan peluncuran resmi "Final Fantasy XIV", game tersebut telah mengalami beberapa masalah kemacetan besar.

Dikutip dari laman web resminya pada Minggu, Square Enix sangat menyadari masalah login dan antrian yang telah mengganggu pemain, membuat produser dan sutradara Naoki Yoshida untuk berkomentar dan menawarkan beberapa solusi sementara.

Salah satunya adalah rencana untuk menangguhkan penjualan dan pengiriman "Final Fantasy XIV Starter Edition" dan "Complete Edition".

Square Enix bekerja sama dengan mitra ritel untuk menghentikan penangguhan sementara ini secara bertahap selama beberapa hari ke depan, dan mereka juga akan menghentikan semua iklan baru untuk saat ini.

Pemain yang sudah ada masih dapat mengambil Paket Ekspansi dan peningkatan digital Edisi Kolektor selama periode ini.

Yoshida juga menyebutkan bahwa, di atas tujuh hari waktu permainan yang baru-baru ini diberikan, tambahan 14 hari akan ditawarkan kepada pemain sebagai kompensasi atas masalah mereka.

Unggahan selanjutnya menjelaskan, "Ini akan berlaku untuk semua pemain (termasuk mereka yang memiliki banyak akun) yang memiliki versi lengkap game dan memiliki langganan aktif mulai Selasa, 21 Desember, pukul 12:00 (PST), yang merupakan tanggal rilis yang dijadwalkan untuk Patch 6.01. Rincian lebih lanjut mengenai kelayakan akan diumumkan secara terpisah."

Adapun jadwal patch yang akan datang, Yoshida mengatakan mereka berencana untuk tetap pada rencana 4 Januari 2022 untuk rilis "Pandæmonium: Asphodelos (Savage)" di Patch 6.05 kecuali ada masalah besar lainnya yang muncul.
 

Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Uploader : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2024