Palangka Raya  (ANTARA) - Seorang anak penderita usus buntu berhasil menjalani operasi dengan menggunakan manfaat program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

"Anak saya Aji (8) tahun sudah selesai mendapatkan tindakan operasi. Saya pribadi merasa sangat puas dengan pelayanan yang diberikan rumah sakit terhadap anak saya yang merupakan peserta BPJS Kesehatan," kata Mislan melalui pernyataan yang diterima di Palangka Raya, Senin.

Dia mengatakan, sejak pertama datang di IGD sampai selesai dilakukan tindakan operasi, pihak rumah sakit selalu memberikan informasi yang baik dan jelas.

"Waktu di IGD, anak saya langsung ditangani petugas termasuk dalam penyediaan ruang rawat inap. Dengan kondisi Aji yang sekarang, program JKN-KIS ini sangat membantu sekali," katanya.

Mislan beserta anggota keluarga merupakan peserta yang telah terdaftar dalam Pekerja Penerima Upah (PPU), program JKN-KIS sejak tahun 2014.

Dia bercerita, mulanya dia dan istri tidak pernah mengetahui anaknya menderita penyakit usus buntu. Hal itu lantaran tidak ada gejala yang ditimbulkan. Gejala baru muncul sekitar dua hari sebelum Aji dilarikan ke rumah sakit.

Kejadian yang dialami Aji begitu mendadak, akhirnya membuat Misran untuk segera membawa anaknya ke rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Kemarin lusa, sebelum dibawa ke rumah sakit, Aji mengeluh susah buang air besar, juga mual dan muntah. Karena takut akan lebih parah, makanya langsung saya antar Aji ke rumah sakit yang dekat dengan rumah," katanya.

Baca juga: Langsung Cair, begini cara klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan melalui JMO

Mislan mengatakan, bahwa saat ini anaknya telah selesai mendapatkan tindakan operasi terhadap penyakit usus buntu yang dideritanya.

Ia pun mengaku sangat puas dengan program JKN-KIS karena berkat adanya program ini anaknya telah terbantu dalam penanganan penyakit usus buntu.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya Muhammad Masrur Ridwan mengatakan program jaminan kesehatan ini telah banyak menolong peserta dan langsung merasakan manfaatnya.

"Untuk itu kami akan terus berinovasi dan meningkatkan layanan sehingga masyarakat terutama pada peserta semakin merasakan dampak hadirnya negara dalam menjamin kesehatan masyarakatnya," demikian Masrur Ridwan.

Baca juga: Penerbangan Palangka Raya-Pontianak diharapkan bantu pemulihan ekonomi

Baca juga: Berikut capaian vaksinasi dosis ketiga nakes Kalteng

Baca juga: Pemprov-MUI Kalteng bersinergi dalam pembangunan

Pewarta : Rendhik Andika
Uploader : Admin 2
Copyright © ANTARA 2024