'Ground breaking' rekonstruksi Jembatan Sei Liku dan Guci
Kamis, 3 Maret 2022 10:22 WIB
Bupati Lamandau Hendra Lesmana beserta jajaran menghadiri 'ground breaking' rekonstruksi Jembatan Sei Liku dan Guci, Rabu, (2/3). (ANTARA/Ho-Pemkab Lamandau)
Nanga Bulik (ANTARA) - Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah Hendra Lesmana menghadiri ground breaking rekonstruksi jembatan Sei Liku Desa Sungai Mentawa dan jembatan Sei Guci di Desa Guci Kecamatan Bulik.
Besaran dana yang dihibahkan untuk dialokasikan pada pembangunan jembatan tersebut bernilai Rp18 milliar lebih, kata Hendra di sela kegiatan, Rabu.
"Alokasinya yakni jembatan Sei Liku sebesar Rp10 milliar lebih dan jembatan Sei Guci dialokasikan sekitar Rp7 miliar lebih," katanya.
Mengingat pentingnya pembangunan infrastruktur bagi masyarakat, maka pemkab mendapat bantuan dana hibah infrastruktur pasca bencana melalui Kementerian Keuangan RI.
"Kami harapkan pembangunan ini nantinya dapat menunjang kembali perekonomian masyarakat," jelasnya.
Kepala Pelakasana BPBD Lamandau merincikan, kajian kebutuhan pasca bencana Sungai Liku dengan lebar sungai 40 meter, panjang jembatan eksisting 35 meter dan lebar jembatan eksisting 4 meter.
Jembatan Liku menjadi penghubung dari Desa Sungai Mentawa, Beruta, Tamiyang dan Bakonsu ke Desa Bunut hingga Kota Nanga Bulik.
Dan dirincikan pula untuk Jembatan Sungai Guci dengan lebar sungai kurang lebih 36 meter, panjang jembatan eksisting 17 meter, serta lebar jembatan eksisting 4,5 meter. Rekonstruksi pembangunan jembatan Guci ini dibangun dengan lama pengerjaan waktu pelaksanaan selama 270 hari dimulai 10 Januari hingga 6 Oktober 2022.
Besaran dana yang dihibahkan untuk dialokasikan pada pembangunan jembatan tersebut bernilai Rp18 milliar lebih, kata Hendra di sela kegiatan, Rabu.
"Alokasinya yakni jembatan Sei Liku sebesar Rp10 milliar lebih dan jembatan Sei Guci dialokasikan sekitar Rp7 miliar lebih," katanya.
Mengingat pentingnya pembangunan infrastruktur bagi masyarakat, maka pemkab mendapat bantuan dana hibah infrastruktur pasca bencana melalui Kementerian Keuangan RI.
"Kami harapkan pembangunan ini nantinya dapat menunjang kembali perekonomian masyarakat," jelasnya.
Kepala Pelakasana BPBD Lamandau merincikan, kajian kebutuhan pasca bencana Sungai Liku dengan lebar sungai 40 meter, panjang jembatan eksisting 35 meter dan lebar jembatan eksisting 4 meter.
Jembatan Liku menjadi penghubung dari Desa Sungai Mentawa, Beruta, Tamiyang dan Bakonsu ke Desa Bunut hingga Kota Nanga Bulik.
Dan dirincikan pula untuk Jembatan Sungai Guci dengan lebar sungai kurang lebih 36 meter, panjang jembatan eksisting 17 meter, serta lebar jembatan eksisting 4,5 meter. Rekonstruksi pembangunan jembatan Guci ini dibangun dengan lama pengerjaan waktu pelaksanaan selama 270 hari dimulai 10 Januari hingga 6 Oktober 2022.
Pewarta : Yansyah/A Hidayat
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Posyandu di Belantikan Raya diproyeksikan jadi pusat layanan terpadu berbasis enam SPM
16 January 2026 16:38 WIB
Akademisi: Pengendalian hama terpadu kunci tingkatkan produksi kelapa sawit
31 December 2025 16:42 WIB
Lamandau Exotic Borneo langkah strategis menuju pariwisata nasional hingga internasional
14 December 2025 6:03 WIB
Komitmen dalam pembangunan infrastruktur, Lamandau raih Sutami Award 2025
02 December 2025 15:07 WIB
Terpopuler - Lamandau
Lihat Juga
Posyandu di Belantikan Raya diproyeksikan jadi pusat layanan terpadu berbasis enam SPM
16 January 2026 16:38 WIB
Akademisi: Pengendalian hama terpadu kunci tingkatkan produksi kelapa sawit
31 December 2025 16:42 WIB
Lamandau Exotic Borneo langkah strategis menuju pariwisata nasional hingga internasional
14 December 2025 6:03 WIB
Komitmen dalam pembangunan infrastruktur, Lamandau raih Sutami Award 2025
02 December 2025 15:07 WIB
Lamandau raih predikat Informatif, Bupati ingin keterbukaan informasi merata
26 November 2025 18:16 WIB
Lamandau Festival 2025 gerakkan perekonomian, perputaran uang capai miliaran rupiah
18 November 2025 15:47 WIB