"Saya meminta untuk memblokir sementara semua akun Rusia dan Belarusia, menghentikan sementara partisipasi tim dan gamer Rusia dan Belarusia di semua acara eSports internasional dan membatalkan acara internasional yang berlangsung di wilayah Rusia dan Belarusia," demikian bunyi keterangan resmi pemerintah Ukraina, dikutip dari Cnet, Jumat.
Fedorov mengunggah keterangan tersebut di Twitter, sambil menandai Sony PlayStation dan Microsoft Xbox.
Larangan ini, menurut Fedorov, bisa memotivasi Rusia mulai berhenti invasi ke Ukraina.
Microsoft dan Sony belum berkomentar atas isu ini.
Sejumlah organisasi internasional memberikan sanksi kepada Rusia karena serangan ke Ukraina. Komite Olimpiade Internasional melarang atlet Rusia ikut Parallimpiade 2022 di Beijing.
FIFA dan UEFA melarang tim sepakbola Rusia bertanding di kompetisi internasional. Kontes musik Eropa, Eurovision juga melarang keikutsertaan Rusia.
Pengembang video game asal Polandia CD Projekt berhenti menjual game di Rusia dan Belarusia baru-baru ini.
Platform digital juga turut memblokir konten dari media yang disponsori pemerintah Rusia, yaitu RT dan Sputnik.
Baca juga: Microsoft tak lagi produksi Xbox One
Baca juga: Microsoft merilis banyak game baru di Xbox Game Pass
Baca juga: Xbox Cloud Gaming akan membuat lebih banyak pembaruan
Xbox dan PlayStation diminta blokir 'gamer' Rusia
Jumat, 4 Maret 2022 11:29 WIB
Kontroler Xbox Series X (news.xbox.com)
Jakarta (ANTARA) - Wakil Perdana Menteri Ukraina Mykhailo Federov meminta platform game, di antaranya Xbox dan PlayStation, memblokir pemain game dari Rusia.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sony luncurkan paket PlayStation 5 EA Sports FC 24 pada 29 September
26 September 2023 11:49 WIB, 2023
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Komdigi luncurkan program penguatan kompetensi keamanan siber bagi generasi muda
01 February 2026 15:04 WIB
Google hentikan fitur pemutaran latar belakang YouTube untuk pengguna gratis
01 February 2026 13:43 WIB