Kementerian Kesehatan UAE umumkan kasus pertama cacar monyet
Rabu, 25 Mei 2022 19:55 WIB
Telapak tangan pasien kasus cacar monyet dari Lodja, sebuah kota berlokasi di dalam Zona Kesehatan Katako-Kombe, terlihat selama penyelidikan kesehatan di Republik Demokratik Kongo pada 1997. ANTARA FOTO/Brian W.J. Mahy/CDC/Handout via REUTERS/RWA/djo
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan dan Pencegahan Uni Emirat Arab (UAE) mengumumkan kemunculan kasus pertama cacar monyet di negara tersebut.
Menurut laporan kantor berita WAM yang dikutip dari Jakarta, Rabu, dikatakan bahwa ditemukannya kasus pertama itu sejalan kebijakan otoritas kesehatan UAE terkait deteksi dan pengamatan awal penyakit tersebut.
Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa kasus pertama cacar monyet itu terdeteksi pada seorang perempuan berusia 29 tahun yang tiba dari Afrika Barat.
Perempuan itu dilaporkan telah mendapatkan perawatan kesehatan yang diperlukan.
Pihak pemerintah pun memastikan bahwa otoritas kesehatan mengambil langkah-langkah yang diperlukan, termasuk investigasi, pemeriksaan kontak, dan pengamatan terhadap kesehatan penderita penyakit itu.
“Lebih lanjut, Kementerian memastikan bahwa pihaknya bekerja sama dengan otoritas kesehatan lain untuk mengimplementasikan sistem pengawasan epidemiologis, sejalan dengan praktik global tertinggi untuk memastikan efisiensi yang berkelanjutan dan perlindungan komunitas dari penyakit-penyakit yang menular, dan deteksi cepat, serta berupaya untuk membatasi semua penyakit dan virus, termasuk cacar monyet, di UAE,” demikian laporan WAM.
Kementerian telah meminta masyarakat untuk mendapatkan informasi hanya dari sumber-sumber resmi di negara tersebut, dan untuk tidak menyebarkan rumor dan informasi tak benar, menggarisbawahi pentingnya untuk tetap memantau kabar terbaru terkait perkembangan virus dan langkah-langkah yang dianjurkan oleh otoritas kesehatan UAE.
Menurut laporan kantor berita WAM yang dikutip dari Jakarta, Rabu, dikatakan bahwa ditemukannya kasus pertama itu sejalan kebijakan otoritas kesehatan UAE terkait deteksi dan pengamatan awal penyakit tersebut.
Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa kasus pertama cacar monyet itu terdeteksi pada seorang perempuan berusia 29 tahun yang tiba dari Afrika Barat.
Perempuan itu dilaporkan telah mendapatkan perawatan kesehatan yang diperlukan.
Pihak pemerintah pun memastikan bahwa otoritas kesehatan mengambil langkah-langkah yang diperlukan, termasuk investigasi, pemeriksaan kontak, dan pengamatan terhadap kesehatan penderita penyakit itu.
“Lebih lanjut, Kementerian memastikan bahwa pihaknya bekerja sama dengan otoritas kesehatan lain untuk mengimplementasikan sistem pengawasan epidemiologis, sejalan dengan praktik global tertinggi untuk memastikan efisiensi yang berkelanjutan dan perlindungan komunitas dari penyakit-penyakit yang menular, dan deteksi cepat, serta berupaya untuk membatasi semua penyakit dan virus, termasuk cacar monyet, di UAE,” demikian laporan WAM.
Kementerian telah meminta masyarakat untuk mendapatkan informasi hanya dari sumber-sumber resmi di negara tersebut, dan untuk tidak menyebarkan rumor dan informasi tak benar, menggarisbawahi pentingnya untuk tetap memantau kabar terbaru terkait perkembangan virus dan langkah-langkah yang dianjurkan oleh otoritas kesehatan UAE.
Pewarta : Aria Cindyara
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Kapuas dapat 18 unit ambulans dan bantuan kesehatan dari Pemerintah Pusat
06 May 2026 15:40 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB