Penyamaran terbongkar, dua polisi ditusuk pelaku penyalahguna narkoba
Jumat, 3 Juni 2022 22:55 WIB
ilustrasi - Penusukan
Padang (ANTARA) - Dua personel Kepolisian Polres Limapuluh Kota yang menyamar sebagai pembeli narkoba ditusuk pelaku penyalahguna narkoba saat akan menangkap mereka Kamis malam (2/6).
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat, Komisaris Besar Polisi Satake Bayu, di Padang, Jumat, mengatakan, dua personel itu adalah Bripda FY dan Bripda RR, berdinas di Satresnarkoba Polres Lima Puluh Kota.
Mereka luka tusukan di bagian leher, pergelangan tangan hingga punggung.
Ia mengatakan, kedua bintara polisi menyamar menjadi pembeli narkoba dan akan menangkap mereka namun pelaku ini mengetahui keduanya adalah polisi.
Pelaku diketahui bernama Rangga Pratama (23) dan saat pelaku mengetahui dua orang yang bertransaksi itu polisi, langsung melawan. "Akhirnya mereka berkelahi. Kemudian pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dari dalam kantong celana," kata dia
Ia menjelaskan, tusukan pertama kepada FY hingga mengakibatkan luka robek di bagian leher dan pergelangan tangan. RR berupaya menolong, namun juga mendapat perlawanan. "Saat membantu, ternyata pisau juga diarahkan ke RR hingga mengakibatkan luka robek di bagian punggung dan pergelangan tangannya," jelasnya.
Meskipun mendapat perlawanan, pelaku akhirnya dapat diringkus RR. Usai menangkap Pratama, RR dan FY langsung dilarikan ke RSUD Ahmad Darwis Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Dari penangkapan itu, polisi menyita satu paket sabu yang dibungkus dengan plastik klip bening.
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat, Komisaris Besar Polisi Satake Bayu, di Padang, Jumat, mengatakan, dua personel itu adalah Bripda FY dan Bripda RR, berdinas di Satresnarkoba Polres Lima Puluh Kota.
Mereka luka tusukan di bagian leher, pergelangan tangan hingga punggung.
Ia mengatakan, kedua bintara polisi menyamar menjadi pembeli narkoba dan akan menangkap mereka namun pelaku ini mengetahui keduanya adalah polisi.
Pelaku diketahui bernama Rangga Pratama (23) dan saat pelaku mengetahui dua orang yang bertransaksi itu polisi, langsung melawan. "Akhirnya mereka berkelahi. Kemudian pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dari dalam kantong celana," kata dia
Ia menjelaskan, tusukan pertama kepada FY hingga mengakibatkan luka robek di bagian leher dan pergelangan tangan. RR berupaya menolong, namun juga mendapat perlawanan. "Saat membantu, ternyata pisau juga diarahkan ke RR hingga mengakibatkan luka robek di bagian punggung dan pergelangan tangannya," jelasnya.
Meskipun mendapat perlawanan, pelaku akhirnya dapat diringkus RR. Usai menangkap Pratama, RR dan FY langsung dilarikan ke RSUD Ahmad Darwis Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Dari penangkapan itu, polisi menyita satu paket sabu yang dibungkus dengan plastik klip bening.
Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Legislator desak Kemendagri audit internal usai terbongkar pemalsuan dokumen bayi
18 July 2025 14:19 WIB
Skandal penjualan amunisi oleh anggota Polri ke KKB terbongkar di Papua Pegunungan
20 May 2025 10:16 WIB
Komplotan dokumen palsu terbongkar saat korbannya ikut seleksi penerimaan Polri
24 August 2020 17:33 WIB, 2020
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB