Dua pemuda babak belur dikeroyok massa akibat dikira maling
Kamis, 21 Juli 2022 14:15 WIB
Ilustrasi - Pemukulan, penganiayaan. (ANTARA News/Ridwan Triatmodj)
Jakarta (ANTARA) - Pemuda warga Kramat Asem menjadi korban pengeroyokan di Jalan Galur Sari, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, babak belur dikeroyok massa setelah dikira maling handphone, pada Rabu sekitar pukul 22.00 WIB.
Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui pengeroyokan terhadap pemuda berinisial E dan R itu ternyata merupakan kasus salah paham.
"Itu karena salah paham saja," kata Tedjo Asmoro di Jakarta, Kamis.
Tedjo menjelaskan kejadian itu berawal ketika korban yang diduga mabuk salah mengambil helm miliknya sehingga dianggap sebagai maling. Warga yang terprovokasi meneriaki korban sebagai maling handphone dan helm.
Pengeroyokan itu baru berhenti usai anggota Polsek dan Koramil Matraman tiba di lokasi kejadian.
Pengeroyokan itu membuat korban mengalami luka memar di bagian wajah dan kepala.
Korban yang dituduh maling, serta pelaku pemukulan juga turut diamankan. Kasus pengeroyokan tersebut diselesaikan secara musyawarah di Mapolsek Matraman.
"Sekarang sudah damai," ujar Tedjo.
Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui pengeroyokan terhadap pemuda berinisial E dan R itu ternyata merupakan kasus salah paham.
"Itu karena salah paham saja," kata Tedjo Asmoro di Jakarta, Kamis.
Tedjo menjelaskan kejadian itu berawal ketika korban yang diduga mabuk salah mengambil helm miliknya sehingga dianggap sebagai maling. Warga yang terprovokasi meneriaki korban sebagai maling handphone dan helm.
Pengeroyokan itu baru berhenti usai anggota Polsek dan Koramil Matraman tiba di lokasi kejadian.
Pengeroyokan itu membuat korban mengalami luka memar di bagian wajah dan kepala.
Korban yang dituduh maling, serta pelaku pemukulan juga turut diamankan. Kasus pengeroyokan tersebut diselesaikan secara musyawarah di Mapolsek Matraman.
"Sekarang sudah damai," ujar Tedjo.
Pewarta : Yogi Rachman
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komdigi bersama Pemuda Katolik tingkatkan pemahaman AI ke pemuda di Palangka Raya
19 December 2025 12:34 WIB
PLTU Kalteng-1 Volley Tournament Series-4, beri ruang konstruktif bagi pemuda
19 December 2025 11:33 WIB
Wakil menteri ekraf dorong kolaborasi teknologi buka peluang kerja pemuda
12 December 2025 19:07 WIB