Palangka Raya (ANTARA) -
Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Tengah turut berpartisipasi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) tahun 2022 dan menyampaikan sejumlah usulan kepada pengurus pusat.
 
"Salah satunya kami sangat mengharapkan kunjungan pengurus PMI Pusat ke Kalteng untuk membantu meningkatkan jalinan komunikasi bersama pemerintah daerah terkait dukungan terhadap PMI," kata Ketua PMI Kalteng Suhaemi dihubungi dari Palangka Raya, Rabu.
 
Dia menjelaskan, PMI Kalteng juga mengharapkan adanya dukungan armada untuk mengoptimalkan layanan di seluruh kabupaten dan kota, seperti ambulans maupun truk tangki.
 
Kemudian, keberadaan gudang zonasi di tiap provinsi yang beberapa waktu lalu telah pihaknya susun dan tetapkan ada sebanyak empat gudang zonasi di Kalteng. Ini untuk menjangkau akses lebih cepat, tepat dan dekat terhadap logistik bantuan bencana.
 
"Penetapan empat zonasi ini mengingat kondisi geografis dan jarak antar kabupaten/kota di Kalteng berjauhan," terangnya.

Baca juga: Kelanjutan pengiriman PMI ke Malaysia dan Arab Saudi dalam pembahasan, kata Menaker
 
Empat zonasi dimaksud, meliputi Palangka Raya, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, serta Barito Selatan. PMI Pusat diharapkan membantu mengisi persediaan atau stok bantuan bencana terutama non pangan seperti family kit, peralatan masak, selimut dan lainnya, sehingga memudahkan distribusi bila terjadi bencana di wilayah masing-masing zonasi.
 
Lebih lanjut dia menjelaskan, selain menyampaikan sejumlah usulan tersebut, selama ini PMI Kalteng termasuk yang ada di kabupaten dan kota telah bekerja maksimal dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang dimiliki.
 
Salah satunya memberikan dukungan dalam pelayanan penyemprotan cairan eco enzyme untuk pencegahan penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, bekerja sama dengan instansi terkait pada masing-masing kabupaten dan kota.
 
"Juga dalam penanggulangan bencana banjir yang selama ini terjadi di kabupaten dan kota," ucap Suhaemi.
 
Dia juga memaparkan, selama ini pengurus PMI provinsi sudah berusaha maksimal menjalankan roda organisasi dengan mengacu pada renstra dan prinsip-prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.
 
"Meski di tengah berbagai kendala seperti terbatasnya ketersediaan dana operasional, kami tetap berupaya maksimal memberikan pelayanan serta mengabdi kepada masyarakat," tegasnya.
 
Suhaemi mengatakan, pihaknya juga menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi dukungan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah, serta perusahaan dan instansi lainnya yang selama ini telah diberikan.

Baca juga: Stok darah di PMI Kota Palangka Raya masih kurang

Baca juga: PMI Bartim diharapkan tingkatkan pelibatan masyarakat

Baca juga: RI-Arab Saudi percepat penyelesaian MoU penempatan PMI

Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader : Admin 3
Copyright © ANTARA 2024