WFC Kampung Sega redup akibat 27 lampu padam usai banjir
Kamis, 1 Desember 2022 14:55 WIB
Kawasan WFC Kampung Sega Kelurahan Mendawai Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kobar. Kamis (1/12/2022) ANTARA/M Husein Asyari
Pangkalan BunĀ (ANTARA) - Suasana di kawasan Water Front City (WFC) Kampung Sega Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah sedikit redup saat malam hari akibat 27 titik lampu penerangan padam usai dilanda banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
Total lampu penerang jalan di kawasan Kampung Sega Kelurahan Mendawai yang total 30 titik, tersisa tiga lampu yang masih berfungsi atau menyala, ujar Lurah Mendawai Rahadian Syahmi di Pangkalan Bun, Kamis.
"Padamnya beberapa unit lampu penerangan jalan tersebut dikarenakan kotak sekring ikut terendam pada waktu banjir kemarin, sehingga terjadi korsleting," ujarnya.
Padamnya penerang jalan tersebut membuat lokasi yang berada di kawasan Sungai Arut tersebut terlihat gelap di waktu malam hari. Hal itu menjadi keluhan warga yang tinggal di sekitar WFC Kampung Sega tersebut.
"Iya sudah banyak keluhan warga soal padamnya lampu penerang jalan tersebut, dan sudah kita laporkan ke Dinas PUPR untuk ditindaklanjuti," ujarnya.
Rahadian berharap, beberapa titik lampu penerang jalan di kawasan WFC Kampung Sega bisa segera diperbaiki dan normal kembali. Penerangan membuat kawasan tersebut akan terasa hidup di saat sore hingga malam hari.
Baca juga: Kejari Kobar optimalkan mobil penyuluhan hukum keliling
"Semoga bisa segera diperbaiki dan menyala dengan normal lagi, karena kawasan tersebut di waktu sore hingga malam hari banyak UMKM yang berjualan," ujarnya.
Sementara Kepala Dinas PUPR Kobar Hasyim Mualim saat dikonfirmasi mengatakan, timnya dari Cipta Karya sudah melakukan pengecekan ke lokasi tersebut
"Iya tim dari Ciptakan Karya sudah melakukan pengecekan kelapangan," ucapnya singkat.
WFC Kampung Sega yang berada di Kelurahan Mendawai sendiri merupakan kawasan objek wisata yang menjadi salah satu ikon Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kampung Sega sendiri yang berada di Kecamatan Arut Selatan berada di tepian Sungai Arut tersebut menjadi lokasi pilihan warga dan wisatawan untuk bersantai sambil menikmati pemandangan sunset yang indah sambil jalan-jalan santai di sore hari.
Selain itu, WFC Kampung Sega merupakan lokasi pusat peningkatan UMKM yang ada di Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Baca juga: Kobar Expo 2022 siap suguhkan kemeriahan
Baca juga: Pj Bupati Kobar dorong Korpri berpartisipasi cegah potensi konflik jelang pemilu
Baca juga: Pemkab Kobar ingin pengembangan cabang olahraga air lebih dimaksimalkan
Total lampu penerang jalan di kawasan Kampung Sega Kelurahan Mendawai yang total 30 titik, tersisa tiga lampu yang masih berfungsi atau menyala, ujar Lurah Mendawai Rahadian Syahmi di Pangkalan Bun, Kamis.
"Padamnya beberapa unit lampu penerangan jalan tersebut dikarenakan kotak sekring ikut terendam pada waktu banjir kemarin, sehingga terjadi korsleting," ujarnya.
Padamnya penerang jalan tersebut membuat lokasi yang berada di kawasan Sungai Arut tersebut terlihat gelap di waktu malam hari. Hal itu menjadi keluhan warga yang tinggal di sekitar WFC Kampung Sega tersebut.
"Iya sudah banyak keluhan warga soal padamnya lampu penerang jalan tersebut, dan sudah kita laporkan ke Dinas PUPR untuk ditindaklanjuti," ujarnya.
Rahadian berharap, beberapa titik lampu penerang jalan di kawasan WFC Kampung Sega bisa segera diperbaiki dan normal kembali. Penerangan membuat kawasan tersebut akan terasa hidup di saat sore hingga malam hari.
Baca juga: Kejari Kobar optimalkan mobil penyuluhan hukum keliling
"Semoga bisa segera diperbaiki dan menyala dengan normal lagi, karena kawasan tersebut di waktu sore hingga malam hari banyak UMKM yang berjualan," ujarnya.
Sementara Kepala Dinas PUPR Kobar Hasyim Mualim saat dikonfirmasi mengatakan, timnya dari Cipta Karya sudah melakukan pengecekan ke lokasi tersebut
"Iya tim dari Ciptakan Karya sudah melakukan pengecekan kelapangan," ucapnya singkat.
WFC Kampung Sega yang berada di Kelurahan Mendawai sendiri merupakan kawasan objek wisata yang menjadi salah satu ikon Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kampung Sega sendiri yang berada di Kecamatan Arut Selatan berada di tepian Sungai Arut tersebut menjadi lokasi pilihan warga dan wisatawan untuk bersantai sambil menikmati pemandangan sunset yang indah sambil jalan-jalan santai di sore hari.
Selain itu, WFC Kampung Sega merupakan lokasi pusat peningkatan UMKM yang ada di Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Baca juga: Kobar Expo 2022 siap suguhkan kemeriahan
Baca juga: Pj Bupati Kobar dorong Korpri berpartisipasi cegah potensi konflik jelang pemilu
Baca juga: Pemkab Kobar ingin pengembangan cabang olahraga air lebih dimaksimalkan
Pewarta : M Husein Asyari
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terminal Kampung Rambutan catat Yogyakarta dan Palembang jadi tujuan favorit pemudik
19 March 2026 20:25 WIB
Dekat pusat ibadah, Danantara siap perluasan investasi lahan kampung haji
13 February 2026 23:57 WIB
DPPPAPPKB Kotim perkuat koordinasi fasilitas kesehatan tingkatkan pelayanan KB
18 December 2025 15:50 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan alokasikan satu Kampung Nelayan Merah Putih untuk Kalteng
03 December 2025 8:24 WIB
Terpopuler - Kotawaringin Barat
Lihat Juga
Inovasi pembiayaan daerah berkelanjutan bawa Kobar raih penghargaan Creative Financing
06 May 2026 8:34 WIB
Wabup Kotawaringin Barat tekankan penguatan kerja sama wujudkan pendidikan bermutu
02 May 2026 17:48 WIB
Kejari Kobar sampaikan putusan sidang korupsi pembangunan pabrik tepung ikan
29 April 2026 16:01 WIB