Ingin masak daging steak yang 'juicy'? Ini kuncinya
Kamis, 1 Desember 2022 18:13 WIB
Daging steak ala Chef Matias Ayala, Head Chef of Raffles Hotel (ANTARA/Maria Cicilia Galuh)
Jakarta (ANTARA) - Kunci dalam memasak daging steak agar mendapatkan daging yang empuk dan juicy adalah jangan terlalu sering membolak-balik daging ketika dimasak.
Head Chef of Raffles Hotel Matias Ayala berbagi tips ini untuk mendapatkan rasa daging yang segar, tidak keras dan bertekstur lembut.
"Jangan membalik daging terlalu cepat juga, itu akan membuat dagingnya lebih berair atau juicy," ujar Chef Matias saat berbincang dalam acara "Trade & Create Australia" di Jakarta, Rabu (30/11).
Lebih lanjut, Chef Matias mengatakan setelah daging dikeluarkan dari lemari pendingin lebih baik didiamkan terlebih dulu pada suhu ruangan. Sebab, daging yang dimasak langsung akan memiliki rasa berbeda.
Baca juga: Daging atau ayam tak harus dicuci sebelum dimasak
Saat memanggang, diusahakan untuk tidak terlalu sering membolak-balik. Diamkan hingga warna berubah agar lemak dapat terbakar dengan maksimal.
Lemak yang terbakar secara merata tersebut akan membuat daging lebih juicy.
"Saat kita menunggu, ada sesuatu yang terjadi dengan warna dagingnya dan akan lebih berasa juicy, jadi bersabarlah," kata Chef Matias.
Setelah daging matang sesuai tingkatan yang diinginkan, sebisa mungkin untuk tidak langsung memotongnya. Diamkan sejenak sekira satu hingga tiga menit sebelum memakannya agar lebih lembut.
Selain itu, untuk membuat daging terasa lebih lembut bisa direbus terlebih dulu. Sedikit banyak air yang digunakan juga dapat mempengaruhi rasa akhir daging.
"Kita harus berhati-hati dalam memasak, bila airnya kurang maka daging akan cepat matang. Semakin banyak air, akan semakin lama masaknya dan dagingnya akan semakin lembut," katanya.
Head Chef of Raffles Hotel Matias Ayala berbagi tips ini untuk mendapatkan rasa daging yang segar, tidak keras dan bertekstur lembut.
"Jangan membalik daging terlalu cepat juga, itu akan membuat dagingnya lebih berair atau juicy," ujar Chef Matias saat berbincang dalam acara "Trade & Create Australia" di Jakarta, Rabu (30/11).
Lebih lanjut, Chef Matias mengatakan setelah daging dikeluarkan dari lemari pendingin lebih baik didiamkan terlebih dulu pada suhu ruangan. Sebab, daging yang dimasak langsung akan memiliki rasa berbeda.
Baca juga: Daging atau ayam tak harus dicuci sebelum dimasak
Saat memanggang, diusahakan untuk tidak terlalu sering membolak-balik. Diamkan hingga warna berubah agar lemak dapat terbakar dengan maksimal.
Lemak yang terbakar secara merata tersebut akan membuat daging lebih juicy.
"Saat kita menunggu, ada sesuatu yang terjadi dengan warna dagingnya dan akan lebih berasa juicy, jadi bersabarlah," kata Chef Matias.
Setelah daging matang sesuai tingkatan yang diinginkan, sebisa mungkin untuk tidak langsung memotongnya. Diamkan sejenak sekira satu hingga tiga menit sebelum memakannya agar lebih lembut.
Selain itu, untuk membuat daging terasa lebih lembut bisa direbus terlebih dulu. Sedikit banyak air yang digunakan juga dapat mempengaruhi rasa akhir daging.
"Kita harus berhati-hati dalam memasak, bila airnya kurang maka daging akan cepat matang. Semakin banyak air, akan semakin lama masaknya dan dagingnya akan semakin lembut," katanya.
Pewarta : Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kalapas Enemawira tak diberi jabatan lagi usai paksa napi makan daging anjing
05 December 2025 16:12 WIB
Ahli gizi ungkap mengapa kualitas gizi daging sapi lokal dan impor berbeda
14 October 2025 13:04 WIB
Harga daging ayam rasa dan cabe merah keriting alami kenaikan di akhir September
30 September 2025 17:39 WIB
Gelar sidak, Disdagperin Kalteng ingatkan pelaku usaha tak gunakan bahan berbahaya
11 September 2025 16:05 WIB
Terpopuler - Kuliner
Lihat Juga
Ayam Dalam Bambu jadi menu andalan NEO Palma Palangka Raya sambut Ramadhan
11 February 2026 9:46 WIB
Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya hadirkan 'Warisan Nusantara' selama Ramadhan
10 February 2026 17:45 WIB
60 Seconds to Seoul: Jajanan Korea hadir di Archipelago-NEO Palma Palangka Raya
06 January 2026 7:11 WIB
Fresh Beginning on Every Plate, sensasi awal baru di Swiss-Cafe Restaurant
05 January 2026 16:54 WIB
Menteri Kebudayaan: Tempe senjata gastrodiplomasi promosi budaya Indonesia
22 December 2025 13:52 WIB