Tips hadirkan kesan luas pada ruangan
Minggu, 9 April 2023 13:08 WIB
Ilustrasi lampu dalam ruangan (Pixabay)
Jakarta (ANTARA) - Teknik pencahayaan tepat dapat menjadi salah satu upaya memaksimalkan fungsi setiap ruangan guna memberikan tampilan luas yang lebih baik, menurut General Marketing Manager in-Lite LED, Fransiska Darmawan.
"Anda dapat menerapkan teknik layered lighting dengan mengombinasikan beberapa jenis penerangan seperti general lighting, indirect lighting, spotlight, dan decorative light," kata dia melalui keterangan tertulisnya, Kamis (6/4).
Beberapa jenis lampu yang dapat dikombinasikan yakni jenis downlight sebagai penerangan utama, serta lampu spotlight dan strip light sebagai unsur dekoratif.
"Anda juga dapat menggunakan warna warm white(3000k) dipadukan dengan jenis ornamen, material furnitur dan warna dinding yang cerah guna menciptakan kesan luas dan rapi di hunian," tutur Fransiska.
Selain itu, penghuni rumah pun dapat menggunakan lampu jenis panel yang tipis dengan warna warm white (4000k) untuk memberikan kesan luas pada rumah yang memiliki jarak plafon dan lantai pendek di hunian.
Menurut Fransiska, meskipun kini banyak pilihan jenis lampu yang tersedia di pasar, dalam penerapannya masih terdapat beberapa kekeliruan yang dilakukan oleh masyarakat dalam pemilihan produk pencahayaan tepat.
Baca juga: Referensi enam desain ruang tamu yang akan jadi tren 2023
Masyarakat, kata dia, kerap kali memilih produk pencahayaan yang sekadar terang dengan harga yang lebih terjangkau, padahal produk-produk tersebut belum tentu memiliki usia pakai yang panjang, daya tahan yang kuat, bersertifikasi resmi, dan bergaransi.
Lampu dengan teknologi LED dikatakan memiliki lebih banyak keunggulan jika dibandingkan dengan jenis lampu lainnya, sehingga masyarakat mulai beralih ke lampu LED sejak satu dekade ke belakang. Semakin populernya jenis lampu ini menjadi faktor pendorong bagi para produsen untuk terus berinovasi dalam memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat.
Selain usia penggunaan yang panjang, hemat energi, dan ramah lingkungan, kini lampu LED memiliki beragam variasi bentuk dan warna. Masyarakat mulai menggunakannya bukan hanya sekedar alat penerangan, tetapi juga sebagai komponen dekoratif yang dapat memberikan kesan estetik di hunian.
Terkait lampu LED, Product Development Manager in-Lite LED, Gatot Sulistyo Aji menyarankan masyarakat memperhatikan jumlah lumen dan renderasi warna (CRI) dalam memilih produk lampu LED guna menciptakan suasana yang nyaman sekaligus hemat energi.
Menurut dia, dengan menggunakan lampu dengan tinggi lumen yang cukup, ruangan akan terlihat terang dan nyaman tanpa harus menggunakan banyak lampu yang membutuhkan lebih banyak energi. Sedangkan, CRI yang akurat akan memberikan pencahayaan lebih merata dan menampilkan warna lebih akurat.
"Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, kita dapat memilih produk lampu yang sesuai dengan kebutuhan dan membantu menghemat energi serta mengurangi biaya tagihan listrik.” ujar Gatot.
"Anda dapat menerapkan teknik layered lighting dengan mengombinasikan beberapa jenis penerangan seperti general lighting, indirect lighting, spotlight, dan decorative light," kata dia melalui keterangan tertulisnya, Kamis (6/4).
Beberapa jenis lampu yang dapat dikombinasikan yakni jenis downlight sebagai penerangan utama, serta lampu spotlight dan strip light sebagai unsur dekoratif.
"Anda juga dapat menggunakan warna warm white(3000k) dipadukan dengan jenis ornamen, material furnitur dan warna dinding yang cerah guna menciptakan kesan luas dan rapi di hunian," tutur Fransiska.
Selain itu, penghuni rumah pun dapat menggunakan lampu jenis panel yang tipis dengan warna warm white (4000k) untuk memberikan kesan luas pada rumah yang memiliki jarak plafon dan lantai pendek di hunian.
Menurut Fransiska, meskipun kini banyak pilihan jenis lampu yang tersedia di pasar, dalam penerapannya masih terdapat beberapa kekeliruan yang dilakukan oleh masyarakat dalam pemilihan produk pencahayaan tepat.
Baca juga: Referensi enam desain ruang tamu yang akan jadi tren 2023
Masyarakat, kata dia, kerap kali memilih produk pencahayaan yang sekadar terang dengan harga yang lebih terjangkau, padahal produk-produk tersebut belum tentu memiliki usia pakai yang panjang, daya tahan yang kuat, bersertifikasi resmi, dan bergaransi.
Lampu dengan teknologi LED dikatakan memiliki lebih banyak keunggulan jika dibandingkan dengan jenis lampu lainnya, sehingga masyarakat mulai beralih ke lampu LED sejak satu dekade ke belakang. Semakin populernya jenis lampu ini menjadi faktor pendorong bagi para produsen untuk terus berinovasi dalam memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat.
Selain usia penggunaan yang panjang, hemat energi, dan ramah lingkungan, kini lampu LED memiliki beragam variasi bentuk dan warna. Masyarakat mulai menggunakannya bukan hanya sekedar alat penerangan, tetapi juga sebagai komponen dekoratif yang dapat memberikan kesan estetik di hunian.
Terkait lampu LED, Product Development Manager in-Lite LED, Gatot Sulistyo Aji menyarankan masyarakat memperhatikan jumlah lumen dan renderasi warna (CRI) dalam memilih produk lampu LED guna menciptakan suasana yang nyaman sekaligus hemat energi.
Menurut dia, dengan menggunakan lampu dengan tinggi lumen yang cukup, ruangan akan terlihat terang dan nyaman tanpa harus menggunakan banyak lampu yang membutuhkan lebih banyak energi. Sedangkan, CRI yang akurat akan memberikan pencahayaan lebih merata dan menampilkan warna lebih akurat.
"Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut, kita dapat memilih produk lampu yang sesuai dengan kebutuhan dan membantu menghemat energi serta mengurangi biaya tagihan listrik.” ujar Gatot.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dikabarkan ada OTT, Polres HSU benarkan KPK pinjam ruangan untuk pemeriksaan
18 December 2025 19:52 WIB
Pasar dalam negeri mengenalkan produk lokal Pendingin ruangan berbasis AI
30 November 2025 18:55 WIB
DPRD Palangka Raya minta disdik tiadakan proses pembelajaran di luar ruangan
23 October 2023 15:14 WIB, 2023
Dokter : Asap rokok dalam ruangan sama bahayanya dengan polusi luar ruangan
08 August 2023 14:00 WIB, 2023
Kumpulkan alat bukti dugaan korupsi, KPK geledah ruangan DPRD DKI Jakarta
17 January 2023 22:31 WIB, 2023
Daerah ini akan hapus wajib masker di ruangan jika dua syarat terpenuhi
23 December 2022 18:01 WIB, 2022