Pangkalan Bun (ANTARA) - Setelah tidak ada aktivitas arus mudik dan balik Lebaran sejak tanggal 21-24 April, KM Lawit menjadi kapal pertama yang sandar di Pelabuhan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah pada arus balik Lebaran ini. 

"Malam tadi, KM Lawit sandar di Pelabuhan Kumai sekitar pukul 00.30 WIB dengan membawa 46 penumpang dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang," ujar Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Kelas III Kumai Hary Suryanto di Kumai, Selasa. 

Dijelaskan Hary, kapal motor milik PT Pelayaran Nasional (PT Pelni) tersebut kembali berangkat dari Pelabuhan Kumai dengan tujuan Semarang pada pukul 02.00 WIB dengan membawa 739 penumpang. 

"Kapal diberangkatkan pukul 02.00 WIB dini hari, dengan membawa 739 penumpang, dan semua berjalan tertib, lancar dan aman," ujar Hary, Selasa. 

Dikatakan Hary, ia bersama tim gabungan sudah melakukan berbagai persiapan dalam menghadapi arus balik Lebaran tahun ini di Pelabuhan Panglima Utara Kumai.

Baca juga: PDIP Kobar instruksikan kader sosialisasikan Ganjar jadi Calon Presiden 2024

"Kami sudah menyiapkan dalam menghadapi arus balik di Pelabuhan Kumai, dan semoga ke depan tidak ada kendala dan permasalahan sehingga berjalan tertib dan lancar," kata Hary. 

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang PT Pelni Pangkalan Bun, Roni Abdullah menambahkan, walau masih suasana Lebaran, ia bersama tim tetap melaksanakan tugas secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada para penumpang. 

"Hari ini kami memberangkatkan 739 penumpang dari Pelabuhan Kumai dengan tujuan Semarang dengan menggunakan KM Lawit," jawabnya singkat. 

Diketahui, pada arus mudik Lebaran 1444 Hijriah, dari data KSOP Kelas III Kumai, Pelabuhan Kumai melayani 31.394 penumpang dengan total 37 keberangkatan dengan tujuan Surabaya, Semarang dan Kendal. 

Baca juga: Sebanyak 5.613 pemudik berangkat melalui Terminal Natai Suka Pangkalan Bun

Baca juga: Sebanyak 640 pemudik dari Pelabuhan Kumai berangkat menuju Kendal

Baca juga: Kepala desa di Kobar diminta gunakan dana desa untuk ketahanan pangan

Pewarta : M Husein Asyari
Uploader : Admin 2
Copyright © ANTARA 2024