Kuala Kapuas (ANTARA) - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah mendukung program Polri Peduli Budaya Literasi dengan mendistribusikan seribu lebih buku ke pelosok wilayah Polres Kapuas.

“Kegiatan ini wujud apresiasi dan dukungan dari Pemkab Kapuas atas program Polri Peduli Budaya Literasi,” kata Kepala Dinas Sarpustaka Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriyat di Kuala Kapuas, Kamis.

Melalui kegiatan tersebut, pihaknya akan menindaklanjuti kegiatan ini dengan mendistribusikan buku-buku kepada lembaga dan satuan pendidikan di daerah itu.

Tim juga akan melakukan kunjungan rutin minimal sebulan sekali untuk mengganti koleksi buku yang ada judul buku sesuai minat pemustaka setempat.

Pendistribusian buku salah satunya dilakukan di wilayah Polsek Selat, tepatnya di Pondok Pesantren Bifahmidin Kuala Kapuas.

Penyerahan buku saat itu dilakukan Kapolsek Selat Kompol Susilowati dan dihadiri Kepala Disarpustaka Kapuas Suwarno Muriyat.

Kapolsek Selat Kompol Susilowati menyatakan bahwa program Polri Peduli Budaya Literasi ini serentak dilaksanakan di Indonesia untuk membantu menumbuhkan hal positif bagi anak-anak meningkatkan minat baca, budaya literasi dan mereka semakin cerdas.

Baca juga: Legislator Kapuas dukung forum konsultasi publik RPJPD 2025-2024

"Ini sebagai upaya kita bersama dalam menumbuhkan budaya literasi," kata Kompol Susilowati di sela kegiatan.

Sementara itu KH Abbas selaku Pimpinan Ponpes Bifahmidin menyambut baik kegiatan ini karena buku-buku yang diserahkan dan disajikan tersebut tidak tersedia di perpustakaan sekolah.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih atas mendistribusikan buku-buku ini. Semoga dapat bermanfaat bagi anak-anak di Ponpes Bifahmidin. Kebetulan buku-buku yang diserahkan ini, memang tidak tersedia di perpustakaan sekolah kami. Sekali lagi kami sampaikan terimakasih atas bantuanya,” demikian KH Abbas.

Sementara untuk diketahui, Ponpes Bifahmidin sendiri membawahi satuan pendidikan mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) TK, KB, pendidikan dasar (SD dan SMP), pendidikan menengah yakni SMK, Tahfidz Quran dan panti asuhan.

Baca juga: Motif pembunuhan pasutri di Kapuas oleh seorang dukun

Baca juga: Pemkab Kapuas salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Baca juga: DPRD Kapuas setujui pemberian TPP bagi ASN


Pewarta : All Ikhwan
Uploader : Admin 2
Copyright © ANTARA 2024