Kuala Kurun (ANTARA) - Legislator Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Punding S Merang meminta kepala desa/lurah di kabupaten setempat agar aktif membantu warganya masing-masing mengurus administrasi kependudukan.

“Kades/lurah yang mengetahui secara langsung keadaan warga di wilayah masing-masing. Saya harap mereka aktif membantu warga mengurus adminduk,” ucapnya saat dihubungi dari Kuala Kurun, Sabtu.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan II meliputi Kecamatan Rungan Hulu, Rungan, Rungan Barat, Manuhing, dan Manuhing Raya ini menyebut, adminduk sangat penting bagi masyarakat untuk berbagai keperluan.

Misalnya saja kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) yang biasanya digunakan dalam pendataan warga kurang mampu, sebagai dasar bagi pemerintah untuk menyerahkan bantuan kepada yang bersangkutan.

Tanpa KK dan KTP, tutur politisi Partai Golkar ini, pemerintah akan menemui kendala dalam menyalurkan bantuan warga. Akhirnya malah warga yang bersangkutan itu sendiri yang mengalami kerugian.

Hal itu terjadi kepada sejumlah warga di Desa Sangal, Kecamatan Rungan Hulu. Awalnya pemerintah berencana memberi program bantuan pemasangan listrik murah 450 volt ampere (VA) kepada 11 warga lanjut usia, janda/duda.

Baca juga: Legislator Gumas minta pj kades rangkul semua masyarakat

Dalam pelaksanaannya, dari 11 warga baru delapan yang sudah masuk daftar dan tiga lainnya sedang dalam proses. Tiga warga tadi terhambat karena mereka tidak memiliki adminduk.

Pria kelahiran Kelurahan Tumbang Rahuyan, Kecamatan Rungan Hulu ini berharap pengalaman tiga warga Sangal tersebut bisa menjadi pengingat bagi warga, kades/lurah terhadap pentingnya adminduk.

“Ke depan warga Gunung Mas saya harap selalu tertib adminduk. Tentunya kades, lurah serta camat juga aktif membantu warga masing-masing untuk mengurus adminduk,” kata Punding.

Untuk diketahui, layanan Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah dirasakan oleh warga Sangal sejak Agustus 2023.

Penjabat (Pj) Kades Sangal, Sayo Dilik menyebut bahwa seluruh masyarakat di desa setempat menyambut gembira kehadiran layanan PLN.

Pemerintahan Desa Sangal juga mendata 11 warga yang lanjut usia, janda/duda, untuk masuk dalam program pemasangan listrik murah 450 VA. Dari 11 warga tadi, delapan warga sudah masuk daftar dan tiga lainnya sedang dalam proses.

Baca juga: Bupati Gumas tekankan pentingnya sinergi cegah ektremisme kekerasan

Baca juga: PT SLK konsisten bantu pencegahan stunting di Kalteng

Baca juga: Legislator Gunung Mas ingatkan PBS, jangan hanya mencari keuntungan

Pewarta : Chandra
Editor : Muhammad Arif Hidayat
Copyright © ANTARA 2024