Jakarta (ANTARA) - Bakal calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto menerima deklarasi dukungan Barisan Pengusaha Pejuang dengan rasa haru.
 
"Sebagai pribadi saya mengucapkan terima kasih atas undangan ini, atas kehormatan yang diberikan kepada saya, dan saya menerima dengan penuh rasa haru dan tanggung jawab," kata Prabowo di Djakarta Theater, Jakarta, Rabu.
 
Deklarasi dukungan Barisan Pengusaha Pejuang terhadap Prabowo ini dipimpin oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution yang juga menantu Presiden RI Joko Widodo dan saudara ipar Gibran Rakabuming Raka.
 
"Atas nama saya sendiri dan saudara Gibran Rakabuming Raka, saya menerima pernyataan dukungan itu. Saya merasa besar hati hari ini, besar hati karena yang deklarasikan di sini adalah para pengusaha muda dari seluruh Indonesia," kata Prabowo.
 
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengatakan bahwa Indonesia akan menjadi negara keenam terbesar di dunia.
 
Untuk itu, dia mengatakan akan melanjutkan kebijakan hilirisasi sumber daya alam (SDA) yang juga telah diterapkan oleh Presiden RI Jokowi. Hal ini untuk menambah nilai dari komoditas SDA Indonesia.
 
Beberapa komoditas yang akan difokuskan untuk dihilirisasi, antara lain, batu bara, timah, nikel, tembaga, bauksit, besi, baja, minyak bumi, gas bumi, dan kelapa sawit.
 
"Inilah yang harus dilakukan. Investasi besar dengan peranan pengusaha dari seluruh Indonesia," katanya.
 
Sebelumnya, Relawan Barisan Pengusaha Pejuang yang diketuai oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution mendeklarasikan dukungan terhadap bakal pasangan calon presiden/wakil presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Djakarta Theater, Jakarta, Rabu.
 
"Kami, Barisan Pengusaha Pejuang, dengan ini menyatakan, mendukung, memilih, dan memenangkan pasangan calon presiden/wakil presidenPrabowo-Gibran untuk menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2024—2029," kata Ketua Umum Barisan Pengusaha Pejuang Bobby Nasution membacakan deklarasi tersebut.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerima pendaftaran tiga bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2024, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud Md., dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Pasangan Anies-Muhaimin diusung oleh Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Ummat. 

Pasangan Ganjar-Mahfud diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). 

Sementara itu, pasangan Prabowo-Gibran diusung oleh Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), Partai Garda Republik Indonesia (Garuda), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), serta Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) yang tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2024.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan masa kampanye pemilu mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, kemudian jadwal pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.

Pewarta : Sanya Dinda Susanti
Uploader : Ronny
Copyright © ANTARA 2024