Kuala Kurun (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, menggelontorkan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk honor ribuan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 di daerah setempat.

“Semua petugas KPPS di Gunung Mas sudah menerima honor yang menjadi hak mereka,” ucap Ketua KPU Gunung Mas Elfrinst G Tumon di Kuala Kurun, Selasa.

Dia menjelaskan, honor bagi ketua KPPS dan anggota KPPS tentunya berbeda. Untuk ketua mendapat honor senilai Rp1,2 juta, sedangkan anggota KPPS mendapat honor senilai Rp1,1 juta.

Di Gunung Mas terdapat 390 Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang tersebar di 127 desa/kelurahan di 12 kecamatan. Satu TPS terdapat satu orang ketua KPPS dan enam orang anggota KPPS.

Dengan demikian, rincian honor untuk ketua KPPS secara keseluruhan adalah senilai Rp468 juta, sedangkan untuk honor anggota KPPS secara keseluruhan adalah senilai Rp2,574 miliar. Artinya KPU Gunung Mas menggelontorkan Rp3,042 miliar untuk honor petugas KPPS.

Diingatkannya, petugas KPPS yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dikenakan potongan pajak penghasilan atau PPh. Besaran PPh juga tergantung dari golongan yang bersangkutan.

“Potongan PPh hanya berlaku bagi petugas KPPS yang berstatus ASN, sedangkan untuk petugas KPPS yang berstatus non ASN tidak dikenakan PPh. Itu memang sudah sesuai dengan aturan yang berlaku,” bebernya.

Baca juga: PT SLK komitmen tingkatkan peran membangun daerah hingga optimalkan K3

Selain itu, KPU Gunung Mas juga telah menggelontorkan anggaran senilai Rp546 juta, bagi 780 petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang bertugas di 390 TPS saat pemungutan dan penghitungan suara.

Lebih lanjut, dia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh petugas KPPS serta linmas di kabupaten bermoto ‘Habangkalan Penyang Karuhei Tatau’, yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.

“Petugas KPPS dan Linmas sudah menjalankan tugas dengan baik serta penuh tanggung jawab. Peran mereka sangat besar dalam kesuksesan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di Gunung Mas,” kata Elfrinst.

Sebelumnya, Bupati Gunung Mas Jaya S Monong bersyukur pelaksanaan Pemilu 2024 di daerah setempat berjalan dengan baik, aman dan lancar. Itu semua tak lepas berkat kerja keras dan dukungan dari seluruh pihak.

“Kita patut bersyukur Pemilu Serentak 2024 di daerah kita berjalan dengan baik, aman, lancar dan damai. Itu semua berkat kerja sama seluruh pihak, termasuk masyarakat,” demikian Jaya.

Baca juga: Bupati Gumas ingatkan PT ATA perlakukan kebun plasma seperti kebun inti

Baca juga: Polres Gunung Mas kerahkan 193 personel amankan pleno kecamatan

Baca juga: Sejumlah PPK di Gumas jadwalkan pleno mulai besok


Pewarta : Chandra
Uploader : Admin 2
Copyright © ANTARA 2024