Kuala Kurun (ANTARA) - Ratusan umat Islam di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, antusias mengikuti Pawai Tarhib Ramadhan di Kuala Kurun, dalam rangka menyambut dan menyemarakkan datangnya bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah.

Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia Umbing di Kuala Kurun, Kamis, menyambut baik Pawai Tarhib Ramadhan dan berharap kegiatan positif tersebut dapat memperkuat kebersamaan umat Islam di daerah setempat.

“Pemerintah daerah menyambut baik, karena pawai ini menandakan semangat umat Islam dalam menyambut bulan suci Ramadhan, di mana umat Islam akan melakukan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya,” sambungnya.

Perempuan pertama yang menjadi Wakil Bupati Gunung Mas ini mendoakan umat Islam selalu sehat, supaya bisa menjalankan ibadah puasa dan berbagai ibadah lainnya dengan lancar selama Ramadhan.

Di sisi lain, dia juga mengajak umat non muslim untuk bersama-sama menghormati umat Islam yang akan menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan, agar kerukunan antarumat beragama selalu terjaga.

Baca juga: Gunung Mas dapat hibah barang Rp8,7 miliar dari Kementerian PUPR

“Selama ini kerukunan antarumat beragama di Gunung Mas sangat baik. Mari kita bersama-sama menjaga kerukunan tersebut dengan saling menghormati dan menghargai antara yang satu dengan lainnya,” kata Efrensia.

Sementara itu, Ketua panitia kegiatan Sudin mengatakan bahwa seluruh organisasi muslim muslimah yang ada di daerah setempat bekerja sama, dan bahu membahu melaksanakan Pawai Tarhib Ramadhan 1445 H.

Pawai bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan kecintaan terhadap Allah SWT, Nabi Muhammad SAW dan agama Islam. Kemudian memberikan wadah bagi kaum muslimin dan muslimat, khususnya kaum muda, untuk menyalurkan ekspresi yang positif dalam menyambut Ramadhan, serta meningkatkan dan memperkuat kerukunan dan persatuan umat.

Awalnya peserta yang mendaftar Pawai Tarhib Ramadhan 1445 H berasal dari  siswa siswi lembaga pendidikan yang ada di Kecamatan Kurun dan Kecamatan Tewah, serta kelompok pengajian masjid dan langgar yang ada di Kecamatan Kurun serta Kecamatan Tewah, dengan jumlah peserta sebanyak 1000 orang.

“Namun karena di Tewah sedang terjadi banjir, peserta dari Tewah tidak bisa mengikuti pawai ini. Namun kami bersyukur kegiatan bisa berjalan dengan baik, aman dan lancar,” demikian Sudin.

Baca juga: Legislator Gumas berharap Operasi Telabang perkuat budaya tertib lalu lintas

Baca juga: Legislator Gumas minta edukasi masalah pasung digencarkan

Baca juga: Waket DPRD Gumas minta PPPK berdampak pada peningkatan kinerja


Pewarta : Chandra
Uploader : Admin 2
Copyright © ANTARA 2024