Tim gabungan amankan tiga warga terkait tewasnya Bripda OB
Rabu, 17 April 2024 12:50 WIB
TKP ditemukannya Bripda OB (23 TH) anggota Polres Yahukimo meninggal akibat luka aniaya yang dialaminya, Selasa (16/4) di Dekai. (ANTARA/HO/Polres Yahukimo)
Jayapura (ANTARA) - Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Adi Prabowo mengakui, tim gabungan dari Polres Yahukimo dan Satgas Damai Cartenz, mengamankan tiga orang terkait tewasnya Bripda Oktovianus Buara (23 th) akibat dianiaya.
Tiga orang yang diamankan yaitu UH (18), ARH (19) dan RW (21), dan penyidik Polres Yahukimo di Dekai, masih terus memintai keterangan dari mereka, kata Kombes Benny di Jayapura, Selasa.
Dijelaskan, dari laporan yang diterima Bripda Oktovianus Buara, Selasa pagi (16/4) ditemukan meninggal dengan luka-luka di sekujur tubuhnya.
Korban yang bertugas di Polres Yahukimo itu ditemukan meninggal dengan bersimbah darah akibat luka dianiaya orang tak dikenal (OTK) di pertigaan jalan sekitar ruko Block B, jalan Papua, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa pagi (16/4) dan setelah dilakukan pemulasaran, jenazah dievakuasi ke Jayapura, jelas Kombes Benny.
Kapolres Yahukimo AKBP Heru Hidayanto secara terpisah mengakui, penyidik saat ini masih melakukan penyelidikan dan telah melaksanakan olah TKP guna mengungkap kasus tersebut.
Anggota juga melakukan penyisiran di sekitar area kejadian sebagai upaya pengejaran terhadap pelaku, melakukan lidik dan pendalaman untuk mengungkap pelaku dan motifnya.
"Mudah-mudahan dengan dari keterangan ketiga orang yang diamankan, penyidik dapat menangkap pelaku yang menganiaya korban hingga meninggal, " harap Kapolres Yahukimo AKBP Heru Hidayanto.
Jenazah Bripda Oktovianus Buara, Selasa sore sekitar pukul 15.40 WIT tiba di bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua dengan menggunakan pesawat Trigana Air dari Dekai.
Setibanya di bandara, jenazah langsung dibawa ke rumah duka Nafri, Kota Jayapura dan Rabu (17/4) dijadwalkan dimakamkan di Bonggo, Kabupaten Sarmi, Papua.
Tiga orang yang diamankan yaitu UH (18), ARH (19) dan RW (21), dan penyidik Polres Yahukimo di Dekai, masih terus memintai keterangan dari mereka, kata Kombes Benny di Jayapura, Selasa.
Dijelaskan, dari laporan yang diterima Bripda Oktovianus Buara, Selasa pagi (16/4) ditemukan meninggal dengan luka-luka di sekujur tubuhnya.
Korban yang bertugas di Polres Yahukimo itu ditemukan meninggal dengan bersimbah darah akibat luka dianiaya orang tak dikenal (OTK) di pertigaan jalan sekitar ruko Block B, jalan Papua, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa pagi (16/4) dan setelah dilakukan pemulasaran, jenazah dievakuasi ke Jayapura, jelas Kombes Benny.
Kapolres Yahukimo AKBP Heru Hidayanto secara terpisah mengakui, penyidik saat ini masih melakukan penyelidikan dan telah melaksanakan olah TKP guna mengungkap kasus tersebut.
Anggota juga melakukan penyisiran di sekitar area kejadian sebagai upaya pengejaran terhadap pelaku, melakukan lidik dan pendalaman untuk mengungkap pelaku dan motifnya.
"Mudah-mudahan dengan dari keterangan ketiga orang yang diamankan, penyidik dapat menangkap pelaku yang menganiaya korban hingga meninggal, " harap Kapolres Yahukimo AKBP Heru Hidayanto.
Jenazah Bripda Oktovianus Buara, Selasa sore sekitar pukul 15.40 WIT tiba di bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua dengan menggunakan pesawat Trigana Air dari Dekai.
Setibanya di bandara, jenazah langsung dibawa ke rumah duka Nafri, Kota Jayapura dan Rabu (17/4) dijadwalkan dimakamkan di Bonggo, Kabupaten Sarmi, Papua.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polresta Palangka Raya PTDH seorang personel Polisi karena indisipliner
15 July 2024 18:35 WIB, 2024
Kematian Bripda Ignatius diduga karena pembunuhan berencana bukan kelalaian
30 July 2023 21:30 WIB, 2023
Tas Bripda HS tertinggal di mobil korban jadi barang bukti penting terkait kasus pembunuhan
16 February 2023 19:43 WIB, 2023
Bripda Rahmad Gazali diduga alami penganiayaan oleh sejumlah seniornya
16 January 2023 23:42 WIB, 2023
Pacar dua kali aborsi hingga bunuh diri, Polri pecat Bripda Randy Bagus
28 January 2022 15:26 WIB, 2022
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB